Wanjakti Masih Fokus Cari Pengganti Anang, Belum Kapolri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komjen Pol Anang Iskandar, Kepala Bareskrim Polri saat mengulek sambal untuk membuat nasi goreng di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat, Ahad, 15 Februari 2016. Di sela-sela kesibukannya sebagai Kabareskrim dan pengajar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Anang juga masih menyempatkan waktunya untuk menekuni sejumlah hobi. TEMPO/Nurdiansah

    Komjen Pol Anang Iskandar, Kepala Bareskrim Polri saat mengulek sambal untuk membuat nasi goreng di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat, Ahad, 15 Februari 2016. Di sela-sela kesibukannya sebagai Kabareskrim dan pengajar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Anang juga masih menyempatkan waktunya untuk menekuni sejumlah hobi. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan saat ini sejumlah nama perwira tinggi polri beredar di bursa calon pengganti Kepala Badan Reserse Kriminal. Nama-nama tersebut sudah dimasukkan ke dewan jabatan dan kepangkatan tinggi (Wanjakti).

    "Beberapa perwira senior bintang dua dan tiga sedang diproses Wanjakti. Kita tunggu dalam waktu dekat," ujar Boy di Mabes Polri Jakarta, Selasa, 17 Mei 2016.

    Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Anang Iskandar akan memasuki masa pensiunnya pada awal Juni mendatang. Dikabarkan ada tiga nama calon pengganti Anang yang digadang-gadang berpeluang besar.

    Mereka adalah Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Moechgiyarto (Akademi Kepolisian 86), Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Anas Yusuf (Akpol 84), dan Kapolda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin. Di samping itu, sempat juga tersiar kabar bahwa Anang mencalonkan Wakilnya, Irjen Ari Dono Sukmanto (Akpol 85), sebagai calon penggantinya.

    Selain Kabareskrim, masa jabatan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti juga hampir memasuki masa pensiun. Badrodin akan pensiun pada Juli mendatang. Terkait dengan bursa calon Kapolri, Boy menegaskan saat ini wanjakti belum menentukan siapa saja calonnya. "Saat ini masih fokus pada Kabareskrim," katanya.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.