Golkar Segera Punya Ketua Umum Baru, Ini Kata Zulkifli Hasan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Setya Novanto berbincang dengan sekjen Golkar Idrus Marham menunjuk Ketua MPR Zulkifli Hasan, disela-sela syukuran Koalisi Merah Putih, di Masjid Al-Bakrie, Jakarta, 10 Oktober 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua DPR Setya Novanto berbincang dengan sekjen Golkar Idrus Marham menunjuk Ketua MPR Zulkifli Hasan, disela-sela syukuran Koalisi Merah Putih, di Masjid Al-Bakrie, Jakarta, 10 Oktober 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyambut baik langkah Partai Golkar segera memiliki ketua umum baru, yang akan ditentukan dalam musyawarah nasional luar biasa (munaslub), hari ini, di Bali.

    "Saya berharap munaslub bisa menyatukan teman-teman Golkar agar tidak gaduh lagi," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 16 Mei 2016. 

    Zulkifli berharap Golkar bisa bekerja sama dengan partai lain, termasuk dengan PAN. "Bersatu membangun negeri ini bersama pemerintah agar cita-cita berbangsa dan bernegara bisa kita laksanakan," ucapnya. Menurut Zulkifli, hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap partai politik. 

    Zulkifli tidak mempermasalahkan siapa yang akan menjadi Ketua Umum Golkar nantinya. "Semua teman saya, Pak Novanto teman saya, Pak Ade juga," katanya. 

    Ada delapan calon Ketua Umum Partai Golkar yang akan bertarung dalam pemilihan hari ini. Mereka adalah Ade Komarudin (Akom), Setya Novanto, Priyo Budi Santoso, Mahyudin, Aziz Syamsuddin, Syahrul Yasin Limpo, Indra Bambang Utoyo, dan Airlangga Hartarto.

    GHOIDA RAHMAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.