Dua Tersangka Pembunuh Yuyun Diduga Kabur dari Bengkulu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pengumpulan tanda tangan dalam aksi Solidaritas Moral untuk Yuyun saat car free day di Makassar, 8 Mei 2016. Tanda tangan ini dikumpulkan sebagai bentuk dukungan terhadap korban kekesaran seksual yang terjadi sejak awal 2016 yang belum terselesaikan. TEMPO/Fahmi Ali

    Aksi pengumpulan tanda tangan dalam aksi Solidaritas Moral untuk Yuyun saat car free day di Makassar, 8 Mei 2016. Tanda tangan ini dikumpulkan sebagai bentuk dukungan terhadap korban kekesaran seksual yang terjadi sejak awal 2016 yang belum terselesaikan. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Bengkulu - Polisi terus memburu dua tersangka kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yuyun, 14 tahun, siswi SMP 5 Satu Atap Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, yang hingga saat ini masih buron. Mereka diduga telah kabur dari Bengkulu.

    “Kami akan cari terus dan tangkap para pelaku ini,” kata Kepala Polsek Padang Ulak Tanding Iptu Eka Candra saat dihubungi, Selasa, 10 Mei 2016.

    Dalam penyisiran terakhir, polisi gagal menangkap kedua tersangka yang berinisial FR dan JP. Menurut Eka, untuk mengembangkan penyidikan, kepolisian mendekati profil keluarga dan teman pelaku. “Tidak banyak cerita, tidak pakai titik dan koma, kami akan cari terus pelaku ini,” ujar Eka.

    Sementara itu, tujuh pelaku di bawah umur, yakni FE, SP, DE, TO, DA, SU, dan BO dalam sidang putusan hari ini, telah divonis 10 tahun penjara sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut hukum. Sedangkan lima pelaku lainnya hingga kini masih dalam proses pemberkasan. “Kami menunggu pelimpahan dari kepolisian,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Curup Eko Ningardono.

    Yuyun ditemukan tewas di dasar jurang sedalam 20 meter di pinggir hutan Desa Kasie Kasubun, Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong, Bengkulu, 4 April lalu. Kasus Yuyun menjadi sorotan banyak pihak lantaran gadis belia itu diperkosa secara bergiliran oleh 14 lelaki, tujuh di antaranya adalah anak di bawah umur.

    PHESI ESTER JULIKAWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.