Ke Istana, Ahok dan Risma Duduk Bersebelahan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.COJakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari ini bertemu di Istana Kepresidenan. Bukan untuk membahas pilkada DKI Jakarta, di mana keduanya digadang-gadang akan bersaing, melainkan untuk mengikuti rapat terbatas terkait dengan kemudahan berinvestasi di Indonesia.

    SIMAK: Risma Calon Kuat Penantang Ahok, Petinggi PDIP Buka Rahasia

    "Karena semuanya hadir, ada Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Surabaya, saya harap hasil rapat hari ini bisa ditindaklanjuti di lapangan," ujar Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Senin, 9 Mei 2016.

    Risma hari ini hadir dengan kemeja batik lengan panjang berwarna jingga dan jilbab berwarna sama. Sedangkan Ahok memakai kemeja batik lengan panjang berwarna cokelat.

    SIMAK: Risma Dielus untuk Tantang Ahok, Begini Reaksi PDIP  

    Ahok dan Risma duduk bersebelahan di ruang rapat kabinet. Risma di sisi sebelah kanan dan Ahok di sebelah kiri. Namun keduanya tidak tampak berbicara satu sama lain alias sibuk sendiri di ruang rapat dengan meja oval tersebut.

    Sempat satu kali Ahok mencolek Risma karena awak media hendak mengabadikan foto keduanya. Namun Risma tidak menggubris permintaan tersebut dan malah lanjut sibuk membaca materi rapat yang dimulai sekitar pukul 15.30 tadi.

    SIMAK: Poster Risma Beredar, Pesaing Berat bagi Ahok? Ini Kata PDIP

    "Itu, Bu, dicariin wartawan," ujar Ahok kepada Risma saat awak media mencoba mengabadikan foto keduanya.

    Ahok dan Risma enggan memberi tanggapan soal keduanya yang digadang-gadang akan bersaing dalam pilkada DKI pada 2017. Risma memilih menghindari media, sedangkan Ahok hanya menyalami awak media yang mencegatnya di dekat ruang rapat.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.