Polisi yang Jatuh ke Laut Masih Dicari  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal-kapal pencuri ikan dari Vietnam, Thailand, dan Malaysia yang dititipkan di PSDKP Batam, Kepulauan Riau, 18 April 2016. TEMPO/Angelina Anjar Sawitri

    Kapal-kapal pencuri ikan dari Vietnam, Thailand, dan Malaysia yang dititipkan di PSDKP Batam, Kepulauan Riau, 18 April 2016. TEMPO/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CO, Lhokseumawe - Brigadir Ahmad Sauki, 54 tahun, sudah dicari selama lebih dari tujuh hari. Tapi anggota Satuan Polisi Air yang jatuh ke laut saat menggeledah kapal pencuri ikan berbendera Malaysia pada Rabu dinihari, 27 April 2016, tersebut belum juga ditemukan.

    “Kami telah melakukan salat gaib untuk almarhum yang gugur dalam tugas. Sudah tujuh hari dicari, dia masih belum ditemukan,” ucap Kepala Kepolisian Resor Langsa Ajun Komisaris Besar Sunarya, Kamis, 5 Mei 2016

    Sunarya mengatakan polisi telah mencari korban bersama Badan SAR Nasional, Polair Kepolisian Daerah Aceh, dan Polair BKO Markas Besar Polri. Mereka telah menyisir lokasi jatuhnya Sauki di perairan 40 mil dari pesisir pantai Langsa, Aceh. Namun mereka tak menemukan tanda-tanda keberadaannya.

    Meski begitu, Sunarya menuturkan timnya bersama Badan SAR Nasional tetap melibatkan nelayan serta jaringan radio pantai dengan harapan korban bisa ditemukan sebelum 14 hari. "Kami ikut berduka atas kejadian ini. Ini musibah," ujarnya.

    Sauki, 54 tahun, terpeleset saat menggeledah kapal pencuri ikan asal Malaysia di sekitaran 40 mil laut dari pesisir pantai Langsa. Korban yang beralamat di Kompleks BTN, Desa Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, meninggalkan satu istri dan tiga anak. (Baca: Jatuh Saat Geledah Kapal Asing, Anggota Kepolisian Air Hilang

    IMRAN M.A.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.