Pamit Mancing, Kakek Renta Ini Tewas Terikat Tali Rumput Laut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 123rf.com

    123rf.com

    TEMPO.CO, Kendari - Seorang nelayan di Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, ditemukan sudah tak bernyawa, Jumat malam, 15 April 2016. Pria paruh baya berumur 85 tahun bernama La Zui ini sehari sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

    Tetangga korban, Sani, mengatakan, sejak Kamis malam lalu, keluarga korban panik karena tak mendapat kabar tentang keberadaan La Zui. Keluarga korban langsung melapor ke Kepolisian Sektor Batauga. Pagi harinya, tim SAR melakukan pencarian. Sore harinya di tengah laut, korban ditemukan sudah tak bernyawa.

    "Tim SAR menemukan Kakek La Zui terikat rumput laut," ucap Sani.

    Kepala Polsek Batauga AKP Anwar ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di perairan Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, oleh nelayan bernama La Made.

    Anggota keluarga korban, Aslin, menuturkan, pada Kamis lalu sekitar pukul 07.00 Wita, korban pamit pergi memancing menggunakan perahu katingting hijau. Hingga pukul 15.00 Wita, korban belum pulang ke rumah.

    Keluarga juga sudah menghubungi korban melalui ponselnya, tapi tak mendapat respons. Karena tidak mendapat kepastian keberadaan korban, keluarga langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Batauga.

    ROSNIAWANTY FIKRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.