Punya Integritas, Hanura Dukung Ahok di Pilkada 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI, Jokowi (dua kiri), didampingi Gubernur DKI Jakarta, Ahok (kanan), bersepeda dengan Wali kota London, Boris Johnson (dua kanan)  dan Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (kiri),  di Jalan Thamrin dalam Car Free Day di Jakarta, 30 November 2014.  Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan Wali Kota London ke Jakarta.  TEMPO/Dasril Roszandi

    Presiden RI, Jokowi (dua kiri), didampingi Gubernur DKI Jakarta, Ahok (kanan), bersepeda dengan Wali kota London, Boris Johnson (dua kanan) dan Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (kiri), di Jalan Thamrin dalam Car Free Day di Jakarta, 30 November 2014. Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan Wali Kota London ke Jakarta. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat yang juga politikus Partai Hanura, Sarifuddin Sudding, mengatakan partainya mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk melaju pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Hanura menilai Ahok telah memenuhi syarat-syarat minimal yang ditetapkan oleh Hanura.

    Kriteria minimal tersebut antara lain Ahok dinilai memiliki akseptabilitas dan elektabilitas tinggi di kalangan masyarakat DKI Jakarta. Kedua, Hanura menganggap Ahok mempunyai kapabilitas dari sisi manajemen bila memimpin daerah.

    Ketiga, Ahok dirasa mempunyai integritas, komitmen, dan rekam jejak yang baik. Sudding menuturkan Ahok juga bisa memenuhi janji-janji politiknya. 

    "Meski Hanura belum secara resmi memberikan dukungan, dari pembicaraan internal, Ahok memenuhi kriteria ini," katanya saat ditemui di gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis, 17 Maret 2016.

    Sudding menambahkan, Hanura tidak masalah bila Ahok memutuskan untuk maju lewat jalur perseorangan bersama calon wakilnya, Heru Budi Hartono, yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. "Tidak ada yang salah dengan maju independen, begitu pula bila partai memberikan dukungan kepada Ahok. Ya, tidak ada yang salah," tuturnya.

    Bila benar mendukung Ahok, Hanura menjadi partai kedua setelah Partai Nasional Demokrat yang mendukung Ahok. Sudding menuturkan, sekalipun Hanura berkoalisi dengan NasDem dan partai-partai lain agar bisa mengusung Ahok, ia menyatakan tidak bisa memaksa Ahok beralih dari jalur independen ke jalur partai politik. "Tapi saya rasa komunikasi politik tetap berjalan antara Ahok dan Pak Wiranto," ucapnya.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.