Jadi Langganan Banjir, Warga Minta Sungai Cikidang Dikeruk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menerobos genangan banjir yang melanda Kecamatan Sukaresik, Tasikmalaya, Jawa Barat, 19 Desember. Sebanyak 494 rumah terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cikidang serta curah hujan yang sangat tinggi. ANTARA/Adeng Bustomi

    Warga menerobos genangan banjir yang melanda Kecamatan Sukaresik, Tasikmalaya, Jawa Barat, 19 Desember. Sebanyak 494 rumah terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cikidang serta curah hujan yang sangat tinggi. ANTARA/Adeng Bustomi

    TEMPO.COTasikmalaya - Warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, mengeluh selalu kebanjiran saat musim hujan. Warga pun mendesak pemerintah mengeruk Sungai Cikidang, yang melintasi desa itu.

    "Sedimentasi Cikidang sudah tinggi, warga minta normalisasi," kata Hamzah, salah seorang warga, saat ditemui di lokasi banjir, Kamis, 17 Maret 2016.

    Menurut dia, selama ini pemerintah hanya meninggikan tanggul untuk menahan debit air. "Ditinggikan sedemikian tinggi, kalau normalisasi tidak dilakukan, percuma, karena pendangkalannya parah," ujarnya.

    Warga lain, Isoh, menambahkan, Desa Tanjungsari selalu dilanda banjir setiap musim hujan. Dia meminta pemerintah membuat solusi agar warga tidak menderita saat banjir. "Tiap tahun banjir," tuturnya.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Kundang Sodikin mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi banjir. Pemerintah kabupaten, kata dia, akan menormalisasi Sungai Cikidang dan memperbaiki tanggul.

    "Langkah ke depan sudah ada koordinasi dan menyiapkan dana anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk normalisasi dan perbaikan tanggul-tanggul," ucapnya.

    Banjir merendam empat kampung di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kamis, 17 Maret 2016, pagi. Banjir disebabkan tanggul Sungai Cikidang yang melintasi desa ini jebol sehingga air menggenangi perkampungan. Sebelum tanggul jebol, hujan terus-menerus mengguyur Desa Tanjungsari dan hulu Sungai Cikidang di daerah Gentong.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.