Jokowi Ingatkan Menteri Harus Satu Visi dengan Presiden

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan Nurdin dan istri, tetangganya saat masih tinggal di Tanah Tinggi Gayo, Aceh, Rabu, 2 Maret 2016. (twitter.com)

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan Nurdin dan istri, tetangganya saat masih tinggal di Tanah Tinggi Gayo, Aceh, Rabu, 2 Maret 2016. (twitter.com)

    TEMPO.CO, BINJAI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, silang pendapat di antara para menteri yang menjadi pembantunya di Kabiinet Kerja merupakan dinamika biasa, dan dapat menjadi pembelajaran.

    "Silang pendapat apa? Ya, itu dinamika biasa. Saya masih senyum gini," kata Presiden Jokowi, usai meninjau proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai di Binjai, Sumatera Utara, Rabu 2 Maret 2016.

    Presiden Jokowi menyebut, bahwa perbedaan merupakan hal biasa yang terjadi dan merupakan dinamika.

    "Itu menjadi sebuah pembelajaran publik, mana yang benar dan mana yang tidak benar," kata Presiden Jokowi, dalam kunjungan kerja yang juga diikuti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

    Namun, Presiden Jokowi menambahkan, bahwa apapun yang terjadi, para menteri harus satu visi dengan Presiden.


    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.