KPK Periksa Alex Noerdin dalam Kasus Korupsi Wisma Atlet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik di gedung KPK, Jakarta, 20 April 2015. Alex Noerdin dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna SEA Games Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan 2010-2011 untuk tersangka Rizal Abdullah. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik di gedung KPK, Jakarta, 20 April 2015. Alex Noerdin dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna SEA Games Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan 2010-2011 untuk tersangka Rizal Abdullah. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin datang ke gedung KPK, Selasa, 1 Maret 2016. Sekitar pukul 14.00 WIB, ia memasuki ruang pemeriksaan KPK dengan memakai kemeja putih.

    Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan kedatangan Alex bertujuan menjalani pemeriksaan. "Penjadwalan ulang dari pekan lalu," ujarnya.

    Alex diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dudung Purwadi. Presiden Direktur PT Nusa Konstruksi Enjiniring itu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games.

    Minggu lalu, Alex tidak memenuhi panggilan penyidik KPK. Dalam pemanggilan kali ini, Alex dimintai keterangan sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara Dudung.

    Dudung disangka melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi terkait dengan pelaksanaan pembangunan Wisma Atlet SEA Games Jakabaring dan Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan 2010-2011.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.