Antisipasi ISIS, Ridwan Kamil Kumpulkan Ulama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (kanan) dan Kepala Dinas Bina Marga & Pengairan, Iskandar Zulkarnain, meresmikan jalur pedestrian di area factory outlet Jalan RE Martadinata, Bandung, 28 Desember 2015. Ridwan Kamil meresmikan jalur pedestrian yang ramah bagi pejalan kaki. TEMPO/Prima Mulia

    Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (kanan) dan Kepala Dinas Bina Marga & Pengairan, Iskandar Zulkarnain, meresmikan jalur pedestrian di area factory outlet Jalan RE Martadinata, Bandung, 28 Desember 2015. Ridwan Kamil meresmikan jalur pedestrian yang ramah bagi pejalan kaki. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COBandung - Untuk mengantisipasi masuknya kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ke Kota Bandung, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan mengumpulkan ulama-ulama dalam waktu dekat.

    "Hari Kamis besok kami akan merapatkan untuk melawan ISIS dan terorisme. Semua ulama dikumpulkan di Pendopo Kota Bandung," kata Ridwan Kamil, Selasa, 26 Januari 2016.

    Dalam rapat tersebut, Ridwan Kamil akan memberikan strategi-strategi untuk menangkal gerakan radikal ISIS. "Kami akan memberikan briefing dan strategi," ucapnya.

    BacaKumpulan Berita ISIS

    Selain ulama, Pemkot Bandung akan mengumpulkan Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA). "Intinya, Pemkot Bandung sedang all out dan melakukan persiapan untuk menangkis benih-benih terorisme dan radikalisme seperti ISIS," jelasnya.

    Ridwan Kamil menjelaskan penangkalan paham radikal sudah seharusnya dimulai dari kewilayahan. "Berbasis kewilayahan dengan konsep menangkal dari lingkungan terdekat," ujarnya.

    Baca jugaBOM SARINAH, Kesaksian Fotografer Tempo Rekam Aksi Pelaku 

    Beberapa hari lalu, Kota Bandung sempat digegerkan dengan pembentangan spanduk yang diduga menyebarkan paham ISIS. Spanduk berwarna hitam dan bertuliskan huruf Arab itu terbentang di Jalan Ganeca, Bandung.

    Polisi telah memeriksa empat orang yang diduga membentangkan spanduk tersebut. Dari hasil pemeriksaan, polisi tak menemukan adanya unsur kesengajaan penyebaran paham ISIS.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.