Penanganan Bom Thamrin, Luhut: Hanya 11 Menit Itu Prestasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan (tengah) bergegas meninjau lokasi dari aksi teror di kawasan Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan (tengah) bergegas meninjau lokasi dari aksi teror di kawasan Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.COJakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi Polda Metro Jaya, Sabtu, 16 Januari 2016. Dia ingin mendengar langsung penjelasan lengkap mengenai penanganan aksi teror di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis, 14 Januari 2016.

    Dalam kesempatan itu, Luhut mengapresiasi kinerja polisi yang cepat melumpuhkan para teroris hanya dalam waktu singkat. "Proses penanggulangan di lapangan itu kemarin hanya sebelas menit. Hal tersebut merupakan satu prestasi," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

    Menurut dia, kesigapan polisi dalam membuat pemetaan ancaman sangat baik, ditambah koordinasi bersama tim intel dan Densus 88 Antiteror Mabes Polri, sehingga membuktikan bahwa pemerintah tidak kompromi dalam menangani kasus ini. Meskipun, di lain sisi, Luhut menyadari masih ada beberapa keterbatasan yang dimiliki.

    "Tentu kami masih memiliki keterbatasan. Hal itu terkait dengan kapan, di mana, dan bagaimana mereka melakukan," ujarnya.

    Kendati demikian, Luhut enggan mengomentari beberapa hal teknis yang dinilai akan mengganggu proses penyelidikan dan penanganan yang dilakukan polisi serta tim yang telah dibagi oleh Kepala Polri. "Untuk hal teknis, saya belum bisa berkomentar karena takut mengganggu pekerjaan polisi. Yang pasti, kami akan beri tahu jika semua sudah jelas," tuturnya.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.