Semua Fraksi Sepakat Ade Komaruddin Dilantik Jadi Ketua DPR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto berjabat tangan dengan Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin dalam Rapat Paripurna Ke-15 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 18 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto berjabat tangan dengan Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin dalam Rapat Paripurna Ke-15 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 18 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional Yandri Susanto mengatakan sudah ada keputusan di rapat Badan Musyawarah DPR yang digelar pagi ini. Rapat menyetujui pelantikan politikus Partai Golkar Ade Komaruddin menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto.

    "Semua fraksi setuju Bang Ade dilantik hari ini," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 11 Januari 2016.

    Hal sama dikatakan Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem Johny G. Plate. Menurut dia, seluruh fraksi tidak ada yang menolak pelantikan Ade sebagai Ketua DPR. "Tentu dengan mempertimbangkan asas-asas legal formal," katanya.

    Menurut Johny, berdasarkan Undang-Undang, yang boleh mengajukan calon Ketua DPR adalah Partai Golkar, partai asal Setya Novanto yang sebelumnya mengundurkan diri. "Dan sesuai dengan asas formalnya, yang diakui secara formal di DPR adalah Golkar-nya Pak Ade," kata Johny.

    Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti membenarkan soal kesepakatan tersebut. Menurut dia, hari ini DPR akan melantik Ketua DPR dalam rapat paripurna yang digelar pukul 11.00. "Seluruh fraksi bulat Pak Ade Komaruddin dilantik sebagai Ketua DPR," katanya.

    Sebelumnya terdapat dua nama yang diusulkan oleh Golkar untuk menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto, yakni Ade Komarudin dari kubu Aburizal Bakrie dan Agus Gumiwang Kartasasmita dari kubu Agung Laksono. Namun kubu Agung meminta pimpinan DPR menunda pelantikan Ketua DPR yang baru hingga kekisruhan di tubuh Golkar selesai.

    Menurut kubu Agung, telah terjadi kekosongan kekuasaan dalam tubuh Golkar saat ini. Hal itu menyusul dicabutnya Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pencabutan kepengurusan Golkar hasil Munas Ancol.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?