Purwakarta Akan Bangun Venue Ketangkasan Hewan Kelas Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua ekor domba pejantan bertarung pada acara Seni Ketangkasan Domba Adu di Cilame, Bandung Barat, Jawa Barat. 3 Agustus 2014. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Dua ekor domba pejantan bertarung pada acara Seni Ketangkasan Domba Adu di Cilame, Bandung Barat, Jawa Barat. 3 Agustus 2014. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Purwakarta - Pemerintah kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, segera membangun sebuah venue adu ketangkasan binatang berkelas dunia yang akan menghabiskan dana Rp 4 miliar. "Desainnya sudah selesai, dan kini sudah masuk proses lelang," kata Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, kepada Tempo, Sabtu pagi, 9 Januari 2016.

    Dedi mengungkapkan, venue yang akan dibangunnya tersebut menyerupai stadion modern yang terintegrasi dan akan berdiri di atas lahan seluas 10 hektare. "Di dalamnya ada fasilitas penginapan, perkebunan dan food court," Dedi menjelaskan.

    Venue tersebut akan dibangun di sudut perbatasan timur Purwakarta-Subang tepatnya di Desa Kiarapedes yang memiliki panorama indah dan berhawa sejuk serta jauh dari hiruk-pikuk keramaian lalu-lintas. "Venue tersebut dikhususkan buat adu ketangkasan binatang, semisal kambing, domba, kucing sampai kelinci," ujar Dedi.

    Masyarakat Purwakarta itu dari dulu terkenal dengan produksi ternak dan pertaniannya. Tetapi, sayang, produksinya tersebut hanya untuk dijual dan dikonsumsi saja. Sehingga nilai jualnya rendah.

    Menurut Dedi, sampai sekarang belum pernah ada upaya untuk melakukan diversifikasi usaha dari produksi pertanian dan ternaknya tersebut. Sebabnya, pemkab tergerak untuk membuatkan venue adu ketangkasan agar produksi ternak masyarakat Purwakarta memiliki nilai jual yang tinggi.

    Bahkan Dedi mempunyai impian kehadiran venue adu ketangkasan hewan tersebut bisa menjadi tujuan wisata, terutama buat menyedot pelancong mancanegara yang tingkat kunjungannya ke Purwakarta masih terhitung rendah. "Mimpi kami adalah go internasional," kata Dedi.

    Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Heri Herawan, mengungkapkan, keberadaan venue tersebut akan menjadi ajang tempat berkumpulnya komunitas pembudidaya hewan di seluruh Indonesia termasuk anak-anak sekolah di Purwakarta yang telah diberi domba peliharaan oleh bupati untuk sama-sama memamerkan hewan peliharaannya.

    "Jadi tak melulu even adu ketangkasan, tetapi juga ajang ada pameraran hewan sehat, hewan paling cantik atau hewan paling ganteng," Heri mengimbuhkan. Ia mengklaim, jika sudah jadi, venua adu ketangkasan hewan tersebut menjadi yang pertama di Jawa Barat bahkan di Indonesia.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.