Trompet Motif Al-Quran Beredar di Yogyakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukan terompet yang menggunakan sampul Al-Quran sebagai bahan dasar di kawasan Glodok, Jakarta, 29 Desember 2015. Dalam razia, petugas dari Polsek Taman Sari berhasil mengamankan ratusan terompet bertuliskan ayat Al Quran. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Polisi menunjukan terompet yang menggunakan sampul Al-Quran sebagai bahan dasar di kawasan Glodok, Jakarta, 29 Desember 2015. Dalam razia, petugas dari Polsek Taman Sari berhasil mengamankan ratusan terompet bertuliskan ayat Al Quran. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Trompet berbahan kertas sampul Al-Quran juga beredar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Polisi mengamankan 40 trompet dari tangan penjual bernama Asa Sariman, 53 tahun. Menurut keterangan polisi, masih ada sejumlah pedagang yang menjual trompet seperti itu dan kini sedang dicari polisi. "Barang itu dibeli dari Wonogiri, Jawa Tengah," kata Komisaris Suharsono, Kepala Kepolisian Sektor Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 31 Desember 2015.

    Awalnya, polisi mendapat laporan dari warga yang membeli trompet untuk anaknya. Ternyata bahan trompet itu dari kertas sampul Al-Quran. Lalu warga bersama organisasi kepemudaan melaporkan ke polisi.

    Untuk mempercepat penelusuran kasus yang menghebohkan masyarakat itu, barang disita dan penjual diamankan di Markas Kepolisian Sektor Banguntapan. Polisi masih mencari penjual lain yang menjual barang yang sama.

    Sariman merupakan warga Tanjung Bulukerto, Wonogiri, Jawa Tengah. Di Yogyakarta, ia tinggal di sekitar Janti. Ia mengaku membeli trompet seharga Rp 2.000 untuk dijual kembali Rp 5.000. Ia sudah menjual 20 trompet berbahan sampul Al-Quran. Sedangkan 40 buah sisanya disita polisi. Ia mengaku membeli trompet itu dari orang yang bernama Parso di Wonogiri, Jawa Tengah. "Saya tidak tahu kalau bahan kertasnya sampul Al-Quran. Saya pasrah saja," tuturnya.

    MUH SYAIFULLAH


    MUI Kota Serang Larang Terompet Tahun Baru oleh tempovideochannel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.