Amankan Natal, Polda Jatim Kerahkan 12 Ribu Personil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil Gegana Polda Jawa Timur melakukan sterilisasi pengamanan di dalam Gereja Yakobus di jalan Puri Widya Kencana, Citraland, Surabaya, 24 Desember 2014. Sterilisasi keamanan ini agar umat Kristiani dapat beribadah Natal dengan tenang dan aman. TEMPO/Fully Syafi

    Personil Gegana Polda Jawa Timur melakukan sterilisasi pengamanan di dalam Gereja Yakobus di jalan Puri Widya Kencana, Citraland, Surabaya, 24 Desember 2014. Sterilisasi keamanan ini agar umat Kristiani dapat beribadah Natal dengan tenang dan aman. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - Apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2015 diselenggarakan di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Rabu, 23 Desember 2015. Sebanyak 12.852 pasukan dikerahkan untuk mengamankan wilayah Jawa Timur saat perayaan Natal dan tahun baru 2016.

    Pasukan tersebut disebar di berbagai titik rawan, seperti gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, pusat transportasi, dan beberapa obyek pergantian tahun baru. Antisipasi pengamanan ini terkait dengan maraknya isu teror, tindak pidana, kemacetan lalu lintas, dan kecelakaan. "Semua tempat rawan," kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jendral Anton Setiadji, Rabu, 23 Desember 2015.

    Anton mengatakan pengamanan disiagakan di seluruh wilayah di Jawa Timur. Pengamanan di wilayah pelosok dan gereja-gereja pelosok diprioritaskan. Anton mengharapkan, tidak hanya masyarakat yang perlu diamankan, tapi juga personel. Personel perlu dijamin keamanannya untuk bisa mengamankan masyarakat dengan baik. "Masyarakat aman, personelnya lebih aman, itu yang penting," kata Anton.

    Operasi Lilin Semeru 2015 digelar mulai 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016. Digelarnya operasi Lilin Semeru 2015 ini dilakukan secara preventif dan preemtif sehingga mencapai situasi aman dan kondusif selama Natal dan menjelang tahun baru.



    SITI JIHAN SYAHFAUZIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.