Status 'Awas' Petir Ditetapkan di Puncak Kelud  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua wisatawan menyaksikan sisa letusan di kawasan Gunung Kelud yang gersang pada 16 Maret 2014. Gunung Kelud meletus pada 13 Febuari 2014. Arief Priyono/LightRocket via Getty Images

    Dua wisatawan menyaksikan sisa letusan di kawasan Gunung Kelud yang gersang pada 16 Maret 2014. Gunung Kelud meletus pada 13 Febuari 2014. Arief Priyono/LightRocket via Getty Images

    TEMPO.CO, Kediri - Pengunjung obyek wisata alam Gunung Kelud diminta menjauhi kawasan puncak saat menjumpai awan pekat. Peringatan ini disampaikan menyusul insiden empat pedagang makanan tersambar petir.

    Petugas Dinas Pariwisata memperketat penjagaan di kawasan wisata alam Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terkait peringatan tersebut. Petugas tak segan mengusir pengunjung yang membandel berada di puncak saat hujan mulai turun.

    “Kami peringatkan dulu menggunakan pengeras suara agar turun,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Kediri Haris Setiawan, Senin 14 Desember 2015.

    Selain itu pemerintah juga akan memasang alat penangkal petir di kawasan puncak mengingat curah hujan akhir-akhir ini cukup deras. Apalagi kawasan parkir atas menjadi lokasi favorit pengunjung untuk beritirahat sambil berfoto. Lokasi ini berada kurang lebih satu kilometer dari kawah Kelud.

    Sehari sebelumnya empat pedagang kaki lima di kawasan parkir puncak Kelud tersambar petir saat hujan deras. Beruntung tak ada korban jiwa, hanya satu keluarga pemilik lapak makanan terluka. Pada saat hujan deras diketahui keempat orang itu berada di kawasan puncak yang menjadi lokasi terlarang saat hujan.

    "Üntuk pengunjung sudah kita perintahkan turun, jadi yang kena pedagangnya," kata Haris.

    Selain petir, pemerintah daerah setempat juga melakukan pantauan terhadap potensi lahar dingin yang turun dari kawasan puncak di musim hujan. Meski telah memiliki jalur pembuangan sendiri, namun tak sedikit warga yang beraktivitas di sepanjang aliran lahar untuk berkebun.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.