Salahi Izin, Hotel Mewah di Bandung Ini Terancam Distop

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja di proyek pembangunan Pullman Hotel di area pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat di Bandung (13/3). BPLHD Kota Bandung menyatakan proyek ini belum memiliki Amdal sementara pemerintah provinsi menyatakan semua perizinan sudah beres. TEMPO/Prima Mulia

    Pekerja di proyek pembangunan Pullman Hotel di area pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat di Bandung (13/3). BPLHD Kota Bandung menyatakan proyek ini belum memiliki Amdal sementara pemerintah provinsi menyatakan semua perizinan sudah beres. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Proyek Hotel Pullman di Bandung yang berlokasi tepat di depan Gedung Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro Kota Bandung, diduga menyalahi izin mendirikan bangunan atau IMB. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun langsung menugaskan Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) untuk melakukan pengecekan.

    "Pak Maryun (Kepala Distarcip) saya kirim ke Pullman untuk mengecek pelanggarannya ada dimana," kata Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Kamis, 3 Desember 2015.

    Jika kedapatan menyalahi izin, proyek pembangunan Pullman Hotel Bandung bukan tidak mungkin diberhentikan untuk sementara waktu. "Karena kalau dia melanggar dan bangunnnya sudah jadi kami denda, tapi kalau kontruksi kami segel untuk berhenti sambil didenda. Semua yang melanggar dihukum," tuturnya.

    Hotel Pullman menjadi salah satu dari 13 bangunan besar yang bermasalah di Kota Bandung. Dari data yang diperoleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bandung, Pullman Hotel & Convention Hall, dalam IMB hotel itu harusnya memiliki 14 lantai dan 1 basement. Namun prakteknya dibangun 14 lantai dan 2 basement. "IMB-nya sudah pernah keluar tapi tahun 1997. Ada kaitan revisi IMB (baru)," kata Kepala BPPT Ema Sumarna.

    Pullman Hotel Bandung seharusnya merevisi IMB jika memang ada perubahan dalam proyek di lapangan. "Jangan sampai dibikin sesuatu di tapi lapangan ada tambahan lain," tuturnya.

    Berikut ini adalah data bangunan yang diduga menyalahi IMB yang didapat dari BPPT Kota Bandung. Setidaknya ada 13 bangunan yang diduga menyalahi IMB.

    Enam diantaranya adalah hotel. Sisanya yaitu satu pusat perbelanjaan, dua perkantoran, dua rumah sakit serta poliklinik dan satu perguruan tinggi.

    Bangunan yang menyalahi izin itu antara lain Transmart, Kantor Infomedia, Kantor PDIP Jawa Barat, Harper Hotel, Noor Hotel, Hotel Jalan Mustang, Hotel Gery, Hotel Tune dan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Selain itu Universitas Lang-lang Buana (UNLA), Poliklinik Jalan Tubagus Ismail dan Wisma di Jalan Cibogo.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.