Mesin Terbakar Sebelum Take Off, Pesawat Ini Lolos dari Maut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tentara beramai-ramai mengangkat badan pesawat latih yang mendarat darurat di areal persawahan Sukoharjo (13/08). Evakuasi dilakukan dengan mempreteli badan pesawat. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Sejumlah tentara beramai-ramai mengangkat badan pesawat latih yang mendarat darurat di areal persawahan Sukoharjo (13/08). Evakuasi dilakukan dengan mempreteli badan pesawat. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Sumenep - Sebuah insiden mesin terbakar terjadi pada pesawat latih yang hendak lepas landas atau take off di Bandara Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin, 30 November 2015. Pesawat latih tersebut merupakan milik Trans Asia Pacific Aviation Training Pilot School.

    "Pesawat saat ini sudah aman, sudah di apron," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo, Wahyu Siswoyo, Senin malam, 30 November 2015.

    Peristiwa itu, kata Wahyu, terjadi saat pesawat hendak melakukan latihan terbang. Pesawat membawa tiga orang, satu di antaranya adalah instruktur penerbangan dari Trans Asia Pacific Aviation.

    Saat pesawat siap pada posisi line up untuk terbang, mesin pun dihidupkan. Saat itulah, kata dia, muncul percikan api dari mesin pesawat. "Melihat api, kru langsung turun dan memadamkan api. Beruntung api langsung padam," ujarnya.

    Dari hasil pemeriksaan, Wahyu melanjutkan, kebakaran hanya terjadi pada mesin. Api tak sampai merambat membakar bodi pesawat serta tidak merusak runway.

    Menurut Wahyu, insiden tersebut akan diinvestigasi lebih lanjut oleh tim dari Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara, Kementerian Perhubungan. Tujuannya adalah untuk memastikan penyebab munculnya api atau kebakaran pada mesin tersebut.

    Wahyu memastikan insiden tersebut tidak menyebabkan kerusakan pada fasilitas bandara lainnya sehingga tidak mengganggu aktivitas penerbangan lain. "Operasional bandara tetap normal," katanya.

    MUSTHOFA BISRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.