Polantas Babel Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Pada Pelajar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua polantas mengatur arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan menuju kawasan puncak di Gadog, Bogor, Jabar, Jumat (23/3). ANTARA/Jafkhairi

    Dua polantas mengatur arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan menuju kawasan puncak di Gadog, Bogor, Jabar, Jumat (23/3). ANTARA/Jafkhairi

    TEMPO.CO, Jakarta - Personel Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas di sejumlah sekolah sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan di jalan raya.

    "Kasus kecelakaan di jalan raya masih didominasi usia pelajar, kami harapkan melalui sosialisasi ini mampu memberikan pemahaman kepada generasi muda akan pentingnya menaati aturan berlalu lintas," kata Kapolres Bangka Barat melalui Kepala Satlantas AKP Noval di Muntok, Selasa, 17 November 2015.

    Ia menerangkan, sosialisasi ke sekolah-sekolah akan terus digencarkan mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah tingkat atas di seluruh enam kecamatan di daerah itu.

    "Terakhir kami masuk ke SMA Negeri I Muntok pada Senin, 16 November 2015, bahkan kami ditunjuk sebagai inspektur upacara di sekolah favorit tersebut," kata dia.

    Pada kesempatan itu, Kepala Satlantas tidak menyia-nyiakan kesempatan dan memberikan sejumlah pesan kepada pelajar sekolah tersebut mengenai pentingnya menaati aturan berlalu lintas.

    Ia berpesan kepada para siswa agar selalu menjaga ketertiban berlalu lintas, menjaga keselamatan di jalan, mematuhi rambu lalu lintas dan saling menghargai sesama pengguna jalan

    "Tingginya angka kecelakaan yang terjadi di Indonesia dengan korban terbanyak dari kalangan pelajar," kata dia.

    Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan terkait program yang sedang dijalankan Satlantas yaitu bulan tertib tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.

    "Pada program itu kami akan melakukan peringatan kepada pengendara yang kedapatan menggunakan telepon genggam saat berkendara," kata dia.

    Selain memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah, sebagai upaya pencegahan kecelakaan pihaknya juga akan memasang sejumlah papan peringatan di lokasi rawan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.