Setya Novanto Bantah Mencatut Nama Presiden Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Setya Novanto (tengah) Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan) dan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (kiri) usai bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, 5 November 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Ketua DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Setya Novanto (tengah) Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan) dan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (kiri) usai bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, 5 November 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto membantah dirinya adalah politikus yang mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam memuluskan renegosiasi kontrak dengan PT Freeport. Dia mengklaim tidak pernah membawa nama presiden dan wakil presiden untuk melobi Freeport.

    "Saya tidak pernah membawa-bawa nama presiden ataupun Pak Wapres karena yang saya lakukan adalah yang terbaik untuk kepentingan bangsa dan negara dan untuk kepentingan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Papua," kata Setya Novanto di Kompleks Kantor Wakil Presiden, Senin, 16 November 2015.

    SIMAK: Menteri ESDM: Pencatut Nama Presiden Bawa Pengusaha

    Setya Novanto juga mengklaim dirinya selalu berjuang agar pendapatan masyarakat Papua menjadi lebih baik. Setya Novanto mengaku kedatangannya ke Kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mengklarifikasi langsung ihwal keterlibatan dirinya sebagai pendompleng nama Presiden Joko Widodo.

    "Saya harus menyampaikan karena saya tidak pernah menggunakan masalah-masalah ini untuk kepentingan yang lebih jauh. Jadi saya enggak pernah membawa nama-nama presiden ataupun wapres, tapi hal-hal pertemuan-pertemuan saya dengan presiden tentu hal-hal yang baik, yang sangat positif untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Setya. "Dan Pak Menteri-menterinya itu menanyakan, tentu saya sampaikan dengan tujuan-tujuan yang lebih baik."

    SIMAK: MKD: Pencatut Nama Jokowi Juga Minta Saham Listrik di Timika  

    Hari ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto di kantor wakil presiden. Sebelum pertemuan itu, Kalla mengaku tak tahu pembicaraan yang akan menjadi bahan pertemuannya dengan pemimpin DPR tersebut.

    "Tidak tahu. Beliau yang meminta waktu," kata dia. Kalla membenarkan pertemuan tersebut merupakan rencana jadwal dari Setya Novanto sendiri.

    Siang tadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said menyampaikan nama anggota DPR yang diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dalam memuluskan renegosiasi kontrak dengan PT Freeport ke Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat. Beredar kabar yang menyebutkan pemimpin DPR Setya Novanto adalah politikus yang dimaksud oleh Sudirman.

    SIMAK: Menteri ESDM Beberkan Data Pencatut Nama Jokowi ke MKD

    Sudirman juga mengatakan orang itu cukup terkenal. Bahkan menurut Sudirman, Wakil Presiden Jusuf Kalla tahu persis siapa orang yang coba menyeret-nyeret namanya.

    ALI HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.