Gus Ipul Tak Paham Kenapa Gus Dur Tak Jadi Pahlawan Nasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abdurrahman Wahid. TEMPO/ Zulkarnain

    Abdurrahman Wahid. TEMPO/ Zulkarnain

    TEMPO.CO, Surabaya - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Syaifullah Yusuf berharap Presiden ke 4 Indonesia KH Abdurrahman Wahid segera ditetapkan sebagai pahlawan Nasional. Gus Ipul --begitu dia biasa disapa-- menegaskan permintaan ini murni berasal dari masyarakat.

    "Kami ingin ini diproses karena ini usulan dari bawah,  dari Jawa Timur," ujar Syaifullah setelah acara bedah buku 'Revolusi Pancasila' di kantor Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Senin, 9 November 2015.

    Gus Ipul  menambahkan bahwa usulan agar Gus Dur  menjadi Pahlawan Nasional sudah diajukan sejak 2011 silam. Dia mengaku tak tahu  mengapa Gus Dur belum dianugerahi gelar pahlawan nasional hingga sekarang.

    "Padahal semua persyaratan formalnya sudah selesai," kata Gus Ipul.

    Wakil Gubernur Jawa Timur ini mengaku akan sangat bersyukur jika memang pemerintahan Presiden Jokowi segera menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur. Dia sangat berharap dalam waktu dekat ini gelar pahlawan nasional sudah dapat dianugerahkan kepada Gus Dur.

    "Semuanya tinggal menunggu keputusannya kapan," ujarnya.

    EDWIN FAJERIAL


    Baca juga:


    Bung Tomo: Pekik Allahu Akbar hingga Kritik Sukarno & Mahasiswi Nakal
    Kisah Hidup Ely Sugigi: Bermula dari Mengurus Penonton Acara TV 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.