Kapolri: Buat Akun Anonim Artinya Ada Niat Tak Baik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenderal Badrodin Haiti saat menghadiri Konferensi Asia Afrika Parlementer di Gedung DPR Senayan, Jakarta, 23 April 2015. Dia menyempatkan membaca beberapa koran di mobilnya selama perjalanan. TEMPO/Dewi Suci Rahayu

    Jenderal Badrodin Haiti saat menghadiri Konferensi Asia Afrika Parlementer di Gedung DPR Senayan, Jakarta, 23 April 2015. Dia menyempatkan membaca beberapa koran di mobilnya selama perjalanan. TEMPO/Dewi Suci Rahayu

    TEMPO.CO, Jakarta -- Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengakui telah memanggil tiga orang pemilik belasan akun anonim. Dua diantaranya berasal dari Pekan Baru dan Sukabumi.  "Pemanggilan bukan untuk menindak, tapi mencegah," kata Badrodin di Mabes Polri, Kamis 5 November 2015.

    Menurut Badrodin, para pemilik akun anonim itu diingatkan, apa yang mereka lakukan itu adalah menyebarkan kebencian. Mereka juga diingatkan, supaya jangan melakukan hal itu lagi.

    Soal konten apa yang disampaikan oleh ketiga orang tersebut, Kapolri tidak mengetahui lebih jauh. Intinya, Kapolri menambahkan, orang tersebut telah menyinggung orang lain. "Mereka sudah bikin pernyataan," kata Badrodin.

    Sebelumnya, pasca penerbitan Surat Edaran Nomor SE/06/X/2015 tentang ujaran kebencian atau hate speech, kepolisian sudah mendeteksi 180.000 akun di media sosial yang diduga menyebarkan ujaran kebencian. Rata-rata dari akun-akun tersebut adalah akun anonim.

    Dalam penanganannya, sejauh ini tiga orang tersebur tidak langsung ditindak secara hukum namun dipanggil, diterlusuri, dan diminta untuk membuat pernyataan supaya tidak mengulanginya kembali.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.