Kementerian Sosial Jamin Stok Logistik Korban Asap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, 28 Oktober 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, 28 Oktober 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjamin persediaan beras di tujuh provinsi terdampak asap. Dia memastikan ketersediaan beras mencukupi untuk dua bulan.

    “Tidak akan ada orang kelaparan. Paling banyak di Sumatera Selatan, kami sediakan 44.108 ton beras untuk kebutuhan enam bulan tiga hari,” kata Khofifah dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Rabu, 28 Oktober 2015.

    Stok beras untuk enam provinsi lainnya, di antaranya divisi regional provinsi Riau jumlah stok beras sebanyak 10.769 ton untuk 2 bulan 7 hari. Provinsi Jambi, tersedia 7.140 ton beras untuk kebutuhan 2 bulan 26 hari.

    Di Kalimantan Barat, pemerintah menyediakan 9.055 ton beras untuk 2 bulan 15 hari, Kalimantan Timur sebanyak 11.487 ton beras untuk 4 bulan 29 hari. Sedangkan di Kalimantan Selatan dan Tengah masing-masing 7.769 ton untuk 3 bulan 2 hari serta 7.944 ton untuk kebutuhan selama 4 bulan 27 hari.

    “Untuk divisi regional yang ketahanan stok di bawah tiga bulan, akan di suplai dari divisi regional bulog lainnya sehingga ketahanan stok bisa rata-rata minimal untuk 3 bulan penyaluran,” kata dia.

    Sementara itu beberapa contoh rumah singgah yang disiapkan Kementerian Sosial di antaranya provinsi Kalimantan Barat berada di Unit Pelayanan Rehabilitasi Sosial Urai Bawaji yang bisa menampung hingga 300 orang.

    Di Kalimantan Timur tempat evakuasi berada di 6 kantor kecamatan yaitu Jempang, Bongan, Siluk Murai, Muara Lawa, Barong, Songkok dan Bentian yang masing-masing bisa menampung 2.000 orang. Di Riau lokasi evakuasi di Panti Sosial Bina Remaja Rumbai yang bisa menampung 500 orang. Di provinsi Jambi, evakuasi berada di kantor Korem, Polda, rumah dinas wali kota, atau asrama haji yang bisa menampung 200-300 orang.

    Begitu juga di Kalimantan Selatan, evakuasi bisa ditempatkan di Panti Sosial Budi Luhur yang menampung 300 orang atau balai diklat Banjarmasin yang bisa menampung 500 orang. Di Kalimantan Tengah lokasi evakuasi juga disiapkan seperti di gedung Palampang Tarung dengan kapasitas 400 orang. Sementara di provinsi Sumatera Selatan telah disiapkan lokasi evakuasi di Panti Sosial Budi Perkasa Palembang dengan kapasitas 500 orang.

    Khofifah memastikan bahwa di setiap lokasi evakuasi sudah tersedia tim konselor dan lokasi sudah dilengkapi dengan air purifier, saluran air bersih, dan obat-obatan.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?