Megawati Terima Doktor Honoris Causa dari Korea

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, memberikan sambutan saat membuka Sekolah Calon Kepala Daerah di Kantor DPP Partai PDI Perjuangan, Jakarta, 28 Juni 2015. Sekitar 70 calon kepala daerah akan dibekali pengetahuan untuk memenangkan Pilkada. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, memberikan sambutan saat membuka Sekolah Calon Kepala Daerah di Kantor DPP Partai PDI Perjuangan, Jakarta, 28 Juni 2015. Sekitar 70 calon kepala daerah akan dibekali pengetahuan untuk memenangkan Pilkada. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Megawati Soekarnoputri mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari Korea Maritime and Ocean University. Presiden Indonesia 2001-2004 yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dianggap berdedikasi atas pengabdiannya di bidang politik dan demokrasi di Indonesia.

    "Ini adalah untuk yang ketiga kalinya beliau mendapatkan gelar doktor honoris causa," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Sabtu 17 Oktober 2015.

    Gelar doktor kehormatan dari salah satu universitas kenamaan di Korea Selatan itu akan diberikan pada Senin 19 Oktober 2015  di Kota Busan.

    Hasto mengungkapkan, doktor honoris causa yang pertama kali diterima Megawati pada 2001 dalam bidang hukum dari Universitas Waseda, Tokyo, Jepang.

    Kemudian penghargaan gelar doktor honoris causa yang kedua bagi Megawati dari Moscow State Institute of International Relation, Moskow, Rusia, dalam bidang politik atas jasanya mengembangkan sikap saling pengertian antar-bangsa dan interaksi antar peradaban.

    "Kali ini atau untuk yang ketiga kalinya, Korea Maritime and Ocean University memberikan gelar doktor kehormatan dalam bidang politik," ujar Hasto.

    Menurut Hasto, universitas tersebut telah memberikan kontribusi besar menjadikan Korea Selatan sebagai negara transportasi maritim terbesar kelima sedunia.

    Dalam perhelatan gelar di kota Busan itu, Megawati akan ditemani putranya, Mohamad Rizky Pratama dan fungsionaris DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira bersama mantan Menteri Kelautan Rokhmin Dahuri.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.