Mensos Janji Pembagian Kartu Sakti Tuntas Medio Desember

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (tengah), Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris (kanan), Direktur Utama Pt. Jasuindo Tiga Perkasa Allan Wibisono (kiri) meninjau percetakan Kartu 'Sakti' di PT Jasuindo Tiga Perkasa, Sidoarjo, Jawa Timur, 14 Oktober 2015. ANTARA/Umarul Faruq

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (tengah), Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris (kanan), Direktur Utama Pt. Jasuindo Tiga Perkasa Allan Wibisono (kiri) meninjau percetakan Kartu 'Sakti' di PT Jasuindo Tiga Perkasa, Sidoarjo, Jawa Timur, 14 Oktober 2015. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO , Sidoarjo:Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menargetkan pembagian kartu sakti tuntas pada pertengahan Desember 2015. Pihaknya tengah memastikan pencetakan dan distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) itu sesuai target.

    "Mudah-mudahan pada 15 Desember 2015 mendatang kartu-kartu tersebut sudah terbagi ke seluruh masyarakat Indonesia," kata Khofifah pada saat meninjau pencetakan kartu sakti di PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk., Jalur Lingkar Timur Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, 14 Oktober 2015. Menteri Khofifah didampingi Direktur Umum Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Fahmi Idris.

    Untuk merealisasikan targetnya tersebut, Khofifah meminta kepada sejumlah perusahaan yang mencetak menambah kapasitas cetak setiap harinya. Bila awalnya dalam sehari hanya mencetak 800 ribu kartu, bisa ditingkatkan menjadi 1 juta. Bila hal itu dilakukan, menurut dia, "Insyallah seluruh proses percetakan dan distribusi akan selesai di kantor pos pada 30 November 2015." 

    Kartu sakti pertama kali diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada November 2014. Peluncuran ketiga kartu tersebut bertujuan memudahkan masyarat Indonesia dalam mendapatkan pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.

    Jumlah total penerima kartu sakti sebanyak 88,2 juta orang yang terbagi dalam koordinasi tiga kementerian, yakni Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Agama. Dari jumlah itu, 20,4 juta di antaranya penerima KIP.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.