Satu Suro, 9 Pusaka Kasunanan Surakarta Dikirab

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kirab 1 Suro mengelilingi Komplek Istana Mangkunegaran, Solo, Jateng. ANTARA/Andika Betha

    Kirab 1 Suro mengelilingi Komplek Istana Mangkunegaran, Solo, Jateng. ANTARA/Andika Betha

    TEMPO.CO, Jakarta - Keraton Kasunanan Surakarta akan mengirab sejumlah pusaka pada malam 1 Suro yang akan digelar pada Rabu malam 14 Oktober 2015. Pelaksanaan kirab akan dimulai tepat  tengah malam.

    Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan, KPA Winarno Kusumo mengatakan bahwa pihak keraton akan mengeluarkan sembilan pusaka untuk dikirab. "Kami baru menentukan jumlah yang akan dikirab," katanya, Rabu, 14 Oktober 2015.

    Sedangkan jenis dan nama pusaka yang akan dikirab baru akan ditentukan beberapa saat sebelum acara dimulai. "Nanti akan dipilih oleh KGPH Puger yang mewakili Sinuhun," katanya. Puger merupakan salah satu adik kandung Paku Buwana XIII.

    Sebelum kirab, keluarga keraton juga akan menggelar haul atau peringatan meninggalnya Paku Buwana X. Acara tersebut dilanjutkan dengan dhukutan atau doa bersama. Setelah selesai, barulah rombongan kirab diberangkatkan dari depan Kori Kamandungan.

    Kirab pusaka tersebut mengambil rute dari depan Kori Kamandungan keraton, Alun-alun Utara, Gladag, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi dan kembali ke keraton. Iring-iringan tersebut memutari keraton dengan jalur searah jarum jam.

    Menurut Winarno, peserta kirab akan berjalan tanpa boleh berbicara. "Makanya sering disebut dengan tapa bisu," katanya. Menurutnya, peringatan Tahun Baru Jawa harus diisi dengan introspeksi, berbeda dengan perayaan tahun baru yang biasa dirayakan dengan gegap gempita.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.