Keluar Penjara, Gayus Diduga Pakai Mobil Sendiri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diduga Gayus Tambunan mengemudi mobil bersama perempuan. Liza/indonesiana.tempo.co

    Foto yang diduga Gayus Tambunan mengemudi mobil bersama perempuan. Liza/indonesiana.tempo.co

    TEMPO.CO, Jakarta - Akun blog Indonesiana bernama Tante Liza mempertanyakan siapa pemilik mobil yang dikemudikan oleh Gayus Tambunan saat ia berjalan-jalan keluar penjara. Tante Liza juga melampirkan foto Gayus yang sedang mengemudi mobil bersama seorang wanita, Sabtu 10 Oktober 2015. "Siang ini baru saja nemu gambar eksklusif! Yang kebetulan gambar tersebut kenal wajahnya," kata Tante Liza dalam tulisannya di blog Indonesiana.tempo.co, Jumat, 09 Oktober 2015. "Siapa lagi kalau bukan Gayus Tambunan bersama perempuan Kompasianer."

    Dilihat dari baju atasan wanita dalam foto tersebut, menurut Tante Liza, jelas bahwa foto diambil pada hari yang sama, ketika Gayus makan siang bersama dua perempuan di restauran Cak Tu Ci. "Yang membedakan, di dalam foto ini Gayus mengenakan jaket," katanya. "Sehingga kaos birunya tertutup, sementara topi yang dikenakan sama persis dengan yang di restauran."

    Beberapa pertanyaan dilontarkan Tante Liza dalam tulisannya:
    "Pertanyaan iseng, kira-kira mobil siapakah yang disetir Gayus?
    A. Milik perempuan berbaju hitam
    B. Milik perempuan berbaju salem (atau coklat?)
    C. Milik lapas Sukamiskin
    D. Milik Gayus sendiri.. (Kalau ini benar, asyik dong yah bisa jalan-jalan pake mobil sendiri. Padahal dia tahanan)," tulisnya.

    Di tulisan itu, Tante Liza berceloteh mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem hukum di Indonesia, "seorang tahanan kelas berat yang merampok uang negara selain bisa makan di restauran dan mainan gadget, juga bisa jalan-jalan naik mobil yang disetirnya sendiri," ujarnya.

    Ia lantas mengandaikan dirinya sebagai Menteri Hukum dan HAM, maka ia akan memecat pengawal atau sipir maupun polisi yang saat itu terlibat dalam kegiatan makan siang Gayus. "Bukan cuma dimutasi semata. Biar jera semuanya dan tidak main-main lagi dengan Napi."

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.