Mobil Bak Penuh Santri Terguling, Dua Tewas dan Lima Luka Berat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    TEMPO.CO, Sumenep - Sedikitnya dua orang tewas dan lima lainnya luka berat akibat sebuah mobil bak terbuka terguling di jembatan Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Rabu, 7 Oktober 2015.

    Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas di Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Sumenep Inspektur Dua Taufik Hidayat mengatakan mobil pikap bernomor polisi M-9255-VC terguling saat melintas di jalan yang menikung tajam dan menurun sebelum jembatan. Saat itu mobil sedang mengangkut rombongan santri berjumlah 15 orang.

    Semua penumpang berasal dari Dusun Jutengen Laok, Desa Ambunten Tengah. "Rombongan baru pulang dari mengantar seorang warga nyantri di Pondok Pesantren As Sadad, Dusun Pasar Baru, Kecamatan Ambunten," katanya.

    Menurut Taufik, dua korban tewas atas nama Tolaya, warga Desa Tamba Agung Barat, yang meninggal di Puskesmas Ambunten; dan Suliya, warga Desa Ambunten Tengah. Suliya meninggal dalam perjalanan saat akan dirujuk ke Rumah Sakit Daerah dr H Moh Anwar, Sumenep.

    Adapun korban luka berat masing-masing Sulaisih, Ha, Siti, Pak Kip, dan Rahma. Semuanya warga Desa Ambunten Tengah. "Hasni, sopir mobil pikap kami amankan di Kepolisian Sektor Ambunten untuk dimintai keterangan. Dia selamat," ujar Taufik.

    MUSTHOFA BISRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.