Kondisi Rekan Salim Kancil di Lumajang, Tosan, Mulai Membaik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah aktivis Solidaritas Untuk Salim Kancil dan Tosan melakukan aksi teatrikal di depan Istana Merdeka, Jakarta, 1 Oktober 2015. Aksi solidaritas untuk Salim Kancil dan Tosan ini sebagai salah satu bentuk solidaritas terhadap perjuangan warga dalam mempertahankan lingkungan dan ruang hidupnya. TEMPO/Subekti

    Sejumlah aktivis Solidaritas Untuk Salim Kancil dan Tosan melakukan aksi teatrikal di depan Istana Merdeka, Jakarta, 1 Oktober 2015. Aksi solidaritas untuk Salim Kancil dan Tosan ini sebagai salah satu bentuk solidaritas terhadap perjuangan warga dalam mempertahankan lingkungan dan ruang hidupnya. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Malang - Kondisi kesehatan aktivis antitambang korban penganiayaan di Lumajang, Jawa Timur, Tosan, mulai stabil. Tosan menjalani perawatan di ruang perawatan intensif (ICU) selama sepekan.

    Sepekan terakhir, sejumlah pejabat lokal membesuk dan menemui Tosan di rumah sakit. Di antaranya Bupati Lumajang Asat Malik, Kepala Kepolisian Resor Lumajang Fadly Munnzir Ismail, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dan terakhir juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Charliyan.

    "Hampir setiap hari ada kunjungan," kata Abdul Rosyid yang menunggui Tosan, Senin 5 Oktober 2015. Rosyid menunggu bersama istri Tosan, Ati Hariati. Sebelumnya pada Sabtu, 4 Oktober 2015, salah seorang aktivis Forum Masyarakat Peduli Lingkungan yang juga saksi penganiayaan Tosan berkunjung. Ia ingin mengetahui kondisi Tosan dan menginap di Rumah Sakit Saiful Anwar. "Tadi Pak Tosan mengatakan kondisinya semakin baik."

    Hasil observasi tim dokter sejauh ini memang menunjukkan perkembangan positif. Tim dokter yang terdiri dari dokter spesialis saluran pencernaan, bedah jantung dan pemburuh darah, anastesi, dan paru-paru memantau kondisi kesehatan Tosan setiap jam.

    "Setelah mengalami gangguan pernafasan, ada gangguan sirkulasi darah dan jantung," ujar dokter Muhammad S. Niam. Dia menyatakan tak ada masalah pada kesadaran, saluran kencing, saluran pencernaan dan tulang. Jika kondisinya terus membaik, Tosan cukup dirawat selama sepekan di ICU.

    Pada Sabtu 26 September 2015, sekelompok orang menganiaya aktivis antitambang Salim alias Kancil dan Tosan. Penganiayaan mengakibatkan Salim tewas sedangkan Tosan luka parah. Keduanya selama ini dikenal aktif menolak tambang pasir di Pantai Watu Pecak Desa Selok Awar Awar, Pasirian, Lumajang.

    Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban memutuskan memberikan perlindungan untuk keluarga Tosan. Keputusan diambil melalui rapat paripurna pimpinan LPSK. Seluruh pimpinan hadir dalam rapat paripurna itu.

    EKO WIDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Pembala Jatuh, Marc Marquez Jaya di Catalunya, Barcelona

    Marc Marquez memenangi seri ketujuh balapan MotoGP di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada 16 Juni 2019 yang diwarnai jatuhnya empat pebalap unggulan.