Jemaah Haji KBIH Persis Korban Tragedi Mina Bertambah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenda-tenda jemaah haji di Mina, Arab Saudi, Mei 2013. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Tenda-tenda jemaah haji di Mina, Arab Saudi, Mei 2013. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Bandung - Korban jemaah haji yang meninggal dunia dalam tragedi Mina, dari kloter Jks 61, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Persatuan Islam (Persis) kini kembali bertambah menjadi 25 orang. Awalnya, berdasarkan rilis KBIH Persis pada 28 September 2015, jumlah jemaah haji yang dipastikan meninggal dunia berjumlah 17 orang.

    Pelaksana Harian Ketua Umum Pimpinan Pusat Persis, Wawan Shofwan mengatakan jumlah itu berdasarkan rilis yang tengah diverifikasi oleh Pemerintah Indonesia. "Jadi sekarang bertambah 8 orang," kata dia saat dihubungi Tempo, Rabu, 30 September 2015.

    Menurut Wawan, bertambahnya jumlah jemaah haji yang dipastikan wafat itu, disinyalir merupakan hasil dari kerja keras tim pembimbing jemaah haji dari KBIH Persis yang terus berupaya dalam melakukan pencarian.

    "Sekarang kemungkinan akan lebih banyak ya hasilnya, karena kan itu yang sisanya di kontainer. Itu semua difoto dan semuanya dipajang nah ini kemungkinan hasil dari pembimbing utama, Karu (Kepala Regu), Karom (Kepala Rombongan) ataupun jamaah yang melakukan pencarian," katanya.

    Berikut jumlah korban meninggal dunia yang telah diverifikasi pemerintah RI, berdasarkan rilis dari KBIH Persis, pada Rabu, 30 September 2015.

    1. Koko Koswara Bi Oyong Suwaryo (Kec. Banjaran)
    2. Atik Suryati Bt. E. Suarno (Kec. Banjaran)
    3. Eni Sukarni Bt. Oyo (Kec. Banjaran)
    4. Dadang Barmara Bin Memed (Kec. Banjaran)
    5. Wisma Widyana Puspitasari (Kab. Sukabumi)
    6. Moh. Yuhan Suprianto Bin Supar Siswosuharto (Kec. Margaasih)
    7. Nani Unah Ratnani (Kab. Ciamis)
    8. Rasno Asyidik Bt. Kardan (Kab. Ciamis)
    9. Dede Kurniasih Bt. Sulaiman Udje (Kab. Ciamis)
    10. Eti Kusmiati Bt. Idit (Kota Cimahi)
    11. Tanti Puspitawati Bt. H. Soeharsono (Kota Cimahi)
    12. Rina Octarina Bt. Kemal Sirozthoyib (Kota Cimahi)
    13. Erik Suryaman Bin Aceng Kartika (Kota Cimahi)
    14. Neneng Nurjuwita Wati Bt. Deni Sahroni (Kota Cimahi)
    15. Endang Sutiana Bin Atang (Kec. Cimenyan)
    16. Debi Merlindayani Bt. H. Cecep Iskandar (Kec. Ciwidey)
    17. Rosidah Bt. Adjo (Kab. Ciamis)
    18. Otong Bastaman bin S. Sutisna Miharja (Kota Cimahi)
    19. Lilis Suryani Bt. Misbah (Kota Cimahi)
    20.Tuti Kuswarti Bt. Daman (Kota Cimahi)
    21. Nana Hendiana Bin Idi (Kab.Ciamis)
    22.Karmah Bt. Padma (Kab. Ciamis)
    23. Iis Masriah Bt. Kastoni (Kab. Sukabumi)
    24.Atang Gunawang Bin Dede Herlan (Kota Banjar)
    25. R. Maemunah Bt. Dasa Sasmita (Kota Banjar)

    Sementara untuk korban yang diperkirakan meninggal dunia berkurang menjadi 10 jemaah haji dari jumlah awal sebanyak 13 jemaah haji. Berikut daftar jemaah haji dari KBIH Persis yang diduga meninggal dunia.

    1. Supardi Bin Harjodikromo (Kec. Banjaran)
    2. Aruk Bin Emen (Kec. Banjaran)
    3. Sardjo Mulyana Bin A. Sukarta (Kab. Ciamis)
    4. Nji Saadah Bt. Eno (Kab. Ciamis)
    5. Imas Masyitoh Bt. Suhandi (Kab. Ciamis)
    6. Ima Rismawati Bt. Edang Nandar (Kota Banjar)
    7. Rumiyati Bt. Moh. Nyono (Kec. Banjaran)
    8. Neneng Rukmini Bt. H. Didin Minwari (Kota Cimahi)
    9. Dikdik Mochamad Tasdik Bin Udin Syamsudin (Kota Cimahi)
    10. Ira Kusmira Bt. H. Dede Herlan (Kota Cimahi)

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.