Sapi Idul Adha Ngamuk, Seruduk Orang, Masuk Toko, Lalu...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang joki berusaha mengendalikan sapinya saat berpartisipasi dalam kompetisi sapi tradisional di desa Rawat, Pakistan, 25 November 2014. Sebanyak 200 sapi mengikuti lomba dengan jarak 400 meter. Metin Aktas/Anadolu Agency/Getty Images

    Seorang joki berusaha mengendalikan sapinya saat berpartisipasi dalam kompetisi sapi tradisional di desa Rawat, Pakistan, 25 November 2014. Sebanyak 200 sapi mengikuti lomba dengan jarak 400 meter. Metin Aktas/Anadolu Agency/Getty Images

    TEMPO.CO, Bandung — Seekor dari lima ekor sapi yang dipesan sebagai hewan kurban Masjid Al-Hilal di daerah Cipagalo, Jalan Terusan Buah Batu, lepas kendali dan mengamuk, Rabu, 23 September 2015. Dua orang jadi korban luka sebelum sapi itu menerobos sebuah toko swalayan dan membuat kekacauan di dalamnya.

    Peristiwa itu terjadi antara pukul 08.00-08.30 WIB. Awalnya penurunan dua ekor sapi dari truk di depan masjid tersebut berlangsung lancar. Giliran yang ketiga, sapi berwarna cokelat muda itu terlepas talinya dari kendali tiga orang yang menurunkan sapi. Hewan itu kemudian berjalan ke arah selatan, melawan arus kendaraan Jalan Terusan Buah Batu.

    Baca juga:
    Ini yang Terjadi Saat Tantri Kotak Duet Bareng Atiek CB
    iPhone 7, Ponsel Pintar Apple Paling Tipis 

    Seorang pengendara sepeda motor, menurut sejumlah saksi mata di sekitar lokasi, tersenggol sapi itu dan terjatuh di jalan yang sedang ramai kendaraan, tapi mereka bisa melanjutkan perjalanan kembali. Sapi tersebut kemudian menyeruduk seorang ibu yang sedang berbincang dengan kenalannya di trotoar.

    “Bahu kiri saya ditabrak kepalanya (sapi),” kata Yati Rohayati, 35 tahun, sambil menahan nyeri. Saat itu ia baru pulang dari mengantar anaknya ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dekat lokasi kejadian.

    Selanjutnya, sapi yang kalut karena dikejar orang-orang menerobos masuk toko swalayan...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.