Jokowi Jenguk JK, Megawati Dikabarkan Menyusul

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu negara, Iriana Widodo (kiri) menunggu Presiden Jokowi yang berbincang dengan Wapres Jusuf Kalla sebelum menaiki pesawat kepresidenan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta,  22 Maret 2015. TEMPO/Subekti

    Ibu negara, Iriana Widodo (kiri) menunggu Presiden Jokowi yang berbincang dengan Wapres Jusuf Kalla sebelum menaiki pesawat kepresidenan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 22 Maret 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo hari ini menjenguk Wakil Presiden Jusuf Kalla di rumah dinasnya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Jokowi tiba pukul 09.05 WIB.

    Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Widodo. Pertemuan kedua kepala negara tak berlangsung lama. 30 menit berselang, Jokowi yang menggunakan mobil kepresidenan bernomor polisi RI-1, meninggalkan kediaman Kalla. Kepada wartawan yang menunggu di depan rumah, Jokowi dan Iriana sempat melambaikan tangan dari dalam mobil.

    "Hanya diskusi ringan, saya kemarin kan tak datang rapat. Apalagi beliau kan mau pergi ke luar negeri?" kata Kalla di kediamannya, Kamis, 10 September 2015. Saat menemui wartawan, Kalla didampingi istrinya, Mufidah Jusuf Kalla, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar serta Staf Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi.

    Menurut Kalla, Jokowi juga menanyakan tentang perkembangan terakhir kesehatannya. Dia mengaku sudah akan berkantor kembali esok hari. "Hari ini bekerjanya di rumah saja."

    Selain Jokowi, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi juga tampak mendampingi Kalla. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga direncanakan akan menjenguk Kalla. "Iya mungkin habis ini," kata Juru Bicara Wakil Presiden Husain Abdullah.

    Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak kemarin pagi dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Setelah diobservasi karena kelelahan, Kalla melakukan operasi pemasangan ring pada jantungnya. Namun, tadi pagi dia sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit.

    FAIZ NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.