Kasus TKI Ilegal, Ini Jalur Tikus Mereka di Perbatasan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan paspor dan para calon Tenaga Kerja Indonesia ilegal yang terjaring di bandara di kumpulkan di Mapolda Jawa Timur, 28 Juli 2015. Sebanyak 85 calon TKI dan 56 paspor diamankan saat para calon TKI berada di Bandara Internasional Juanda. FULLY SYAFI

    Puluhan paspor dan para calon Tenaga Kerja Indonesia ilegal yang terjaring di bandara di kumpulkan di Mapolda Jawa Timur, 28 Juli 2015. Sebanyak 85 calon TKI dan 56 paspor diamankan saat para calon TKI berada di Bandara Internasional Juanda. FULLY SYAFI

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia mencatat, sepanjang 2015, sudah ada 70 ribu TKI ilegal yang terdeteksi. "Yang 70 ribu ini baru dari Malaysia saja," kata Kepala BNP2TKI Nusron Wahid.

    Menurut Nusron, ada pintu di perbatasan yang lazim dipakai TKI ilegal. Berikut ini jalur-jalur tikus itu.

    Jalur Laut:

    - Batam tembus ke Pengerang, Johor ( titik terluar Malaysia dan paling dekat dengan Batam).

    - Nunukan tembus ke Pelabuhan Batu-batu lewat Sungai Nyamuk.

    - Bagan Siapi-api, Dumai, tembus ke Port Klang.

    - Tanjung Singkuang, Batam, tembus ke beberapa titik di Malaysia: Kota Tinggi, Sungai Rengit, Pengerang, dan Tiram.

    - Pelabuhan Kandang Babi, Nunukan, tembus ke Tawau.

    - Kampung Aji Kuning, Sebatik, tembus ke Tawau.

    Baca: Kisah Sedih Nurlaila,TKI Aceh Korban Kapal Karam di Malaysia

    Jalur Darat:

    - Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, tembus ke Sarawak.

    Penangkapan TKI Ilegal

    2013:  5.218 orang

    2014: 1.400 orang

    24 April 2015: 30 TKI asal Kerinci, Jambi, ditangkap.

    14 Juli 2015: Malaysia mendeportasi 73 TKI dari Sabah.

    Evan | PDAT | Diolah dari berbagai sumber

    Berita menarik:
    EKSKLUSIF: Pengakuan Pecandu Narkoba di Panti Rehabilitasi
    Hebat, Penjual Pecel Semanggi Ini Bisa Beli Mobil BMW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.