Taman Mini Jadi Titik Awal Groundbreaking Kereta Ringan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • LRT (Light Rail Transit) di Paris. Wikimedia.org

    LRT (Light Rail Transit) di Paris. Wikimedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan Tol Jagorawi di Kilometer 5,4 menjadi penanda dimulainya pembangunan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) dari Cibubur sampai Cawang.

    Presiden Joko Widodo pada Rabu pagi, 9 September 2015 pagi akan meresmikan dimulainya proyek percepatan pembangunan kereta ringan itu.

    Sejumlah menteri dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga akan ikut serta dalam groundbreaking tersebut.

    Acara groundbreaking dilakukan tepat di seberang Taman Anggrek, Taman Mini Indonesia Indah, atau di Kilometer 5,4. Ada dua dasar hukum pembangunan LRT. Pertama, Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2015 mengenai pembangunan perkeretapian Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

    Kedua, Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2015 mengenai percepatan penyelenggaraan perkeretaapian umum di DKI Jakarta.

    Pembangunan LRT ini akan terdiri atas dua tahap dengan total panjang 83,6 kilometer. LRT terdiri atas dua lintas pelayanan, yaitu tahap I meliputi lintas layanan Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas dengan 18 stasiun dan panjang 42,1 kilometer.

    Tahap II mencakup lintas pelayanan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol dengan panjang 41,5 kilometer. Pelaksanaan pembangunan tahap pertama dimulai pada kuartal akhir 2015 dan ditargetkan selesai 2018. Pembangunan tahap II dimulai pada kuartal akhir 2016 dan berakhir 2018.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.