HUT Polwan, Kapolri: Tunjukkan Komitmenmu!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Tinjau Persiapan Konferensi Asia Afrika di Bandung

    Kapolri Tinjau Persiapan Konferensi Asia Afrika di Bandung

    TEMPO.CO, Padang - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti menyampaikan pesan dalam peringatan hari jadi polisi wanita (polwan) ke-67 di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

    Peringatan hari jadi polwan ini dilakukan di Kota Bukittinggi polwan memang dibentuk di kota kelahiran Bung Hatta itu. Bagi Badrodin, keberadaan polwan sama dengan anggota Polri berjenis kelamin laki-laki.

    "Kinerjanya sama, disiplinnya sama, termasuk kompetensinya diharapkan juga sama," ujarnya ketika meresmikan Monumen Polwan di Bukittinggi, Senin malam, 31 Agustus 2015.

    Karena itu, ucap Badrodin, polwan harus mampu menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan tugas sehingga bisa dipercaya menduduki posisi strategis. Menurut Badrodin, tak ada perbedaan perlakuan antara polwan dan polisi pria.

    Badrodin menuturkan polwan juga ada yang menjadi kepala kepolisian resor dan kepala kepolisian daerah. Di Sumatera Barat, misalnya, ada beberapa kapolres yang dijabat polwan dan wakapoldanya perempuan. "Harus ada generasi-generasi baru yang dilahirkan polwan," katanya.

    Saat ini, ujar Badrodin, ada sekitar 15 ribu polwan di Indonesia atau mencakup sekitar 20 persen dari jumlah anggota Polri.

    Di Bukittinggi, Badrodin Haiti meresmikan Monumen Polwan yang terletak di simpang Stasiun Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Monumen ini awalnya dibangun pada 1992. Tahun ini merupakan pemugaran kali ketiga. Monumen tersebut sebagai tanda polwan dibentuk di Kota Bukittinggi.

    Sejarah polwan di Indonesia berawal pada 1 September 1948. Saat itu, di Bukittinggi, pemerintah Indonesia sedang berjuang menghadapi Agresi Militer II Belanda. Akibat serangan besar-besaran Belanda, banyak warga mengungsi. Pria, wanita, dan anak-anak meninggalkan rumah mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan. 

    Ketika memasuki wilayah yang dikuasai Republik, ada penggeledahan untuk memastikan tidak ada penyusup. Namun banyak pengungsi perempuan menolak diperiksa polisi pria. 

    Pemerintah lalu menunjuk Sekolah Polisi Negara di Bukittinggi untuk mulai merekrut polwan. Polri membuka pendidikan inspektur polisi bagi kaum wanita. Sejak itulah, polwan menjadi bagian dari Kepolisian RI.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.