Hari Ini KPU Tetapkan Calon Wali Kota Surabaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan bakal calon walikota dan calon wakil walikota, Rasiyo (kiri) dan Dhimam Abror Djuraid (kanan) saat tiba untuk mendaftar Pilkada 2015 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, 11 Agustus 2015. Pasangan ini resmi menjadi penantang pasangan Risma-Wisnu dalam pemilihan walikota Surabaya pada 9 Desember 2015. FULLY SYAFI

    Pasangan bakal calon walikota dan calon wakil walikota, Rasiyo (kiri) dan Dhimam Abror Djuraid (kanan) saat tiba untuk mendaftar Pilkada 2015 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, 11 Agustus 2015. Pasangan ini resmi menjadi penantang pasangan Risma-Wisnu dalam pemilihan walikota Surabaya pada 9 Desember 2015. FULLY SYAFI

    TEMPO.CO, Surabaya - Hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya melakukan rapat pleno penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya. Penetapan tersebut nantinya juga untuk penentuan nomor pasangan. "Hari ini pleno penetapannya," kata Ketua KPU Surabaya M. Robiyan Arifin ketika dihubungi Tempo, Ahad, 30 Agustus 2015.

    Dalam rapat pleno tersebut, juga akan dibahas persoalan hasil verifikasi faktual yang dilakukan KPU soal rekomendasi dari salah satu partai pengusung pasangan Rasiyo-Dhimam Abror. Hasil verifikasi faktual itu terkait dengan tanda tangan ijazah Dhimam Abror. "Semuanya akan dibahas dalam rapat tersebut," ucapnya.

    Robiyan menjelaskan, setelah rapat pleno dilakukan, KPU memiliki waktu hingga dua hari ke depan pascarapat pleno untuk melakukan pengundian nomor urut. "Kami memiliki waktu sampai pukul 24.00 hari ini untuk menggelar rapat pleno," ujar Robiyan.

    Kemarin, KPU juga menggelar rapat pleno soal hasil verifikasi faktual dengan Panitia Pengawas Pemilu. KPU dikabarkan masih menunggu masukan tertulis dari Panwaslu sebelum penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya.

    "Kami malam ini masih rapat karena memang KPU meminta masukan tertulis soal mekanisme penetapan bakal pasangan calon dari kami sebelum penetapan calon kepala daerah," tutur salah satu anggota Panwaslu Surabaya, Lily Yunis, semalam.

    Lily mengatakan Panwaslu tidak mau menyerahkan usulan sembarangan tanpa melalui rapat terlebih dahulu. Karena itu, rapat pembahasan usulan tertulis tersebut akan dibahas Panwaslu dalam rapat internal sejak semalam. "Usulan yang diberikan Panwaslu tersebut hanya sekadar usulan, sehingga tidak mempunyai kekuatan hukum," katanya.

    EDWIN FAJERIAL



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.