Maunya Jual Landak Jawa, Pria Ini Malah Terancam Penjara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor landak jawa yang diamankan petugas BKSDA dari seorang warga di Serang, Banten. TEMPO/Darma Wijaya

    Seekor landak jawa yang diamankan petugas BKSDA dari seorang warga di Serang, Banten. TEMPO/Darma Wijaya

    TEMPO.CO, Serang - Satu ekor landak jawa, dengan nama latin Hystrix Javanicus diamankan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat, bidang konservasi sumber daya alam wilayah I Bogor, Seksi Konservasi Serang, Jumat lalu. Landak jawa yang merupakan salah satu hewan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya ini, merupakan hewan yang nyaris punah.

    Landak jawa tersebut disita petugas dalam kondisi sehat, dari salah seorang warga yang beralamat di wilayah Gunung Sari, Kabupaten Serang. Landak jawa ini didapat warga dari dalam hutan di wilayah Serang. Petugas BKSDA, Uday Udaya, mengatakan, rencananya landak jawa tersebut oleh warga akan diperjualbelikan untuk penambah stamina dengan harga Rp 500 ribu namun petugas berhasil mengamankannya terlebih dahulu.

    Landak Jawa yang mempunyai nama latin Hystrix Javanicus merupakan salah satu hewan langka yang dilindungi dan keberadaannya nyaris punah. Sementara itu bagi warga yang secara sengaja memperjualbelikannya akan dikenakan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 dengan ancaman lima tahun penjara dan denda seratus juta rupiah. Menurut Uday Udaya, landak jawa itu akan dilepasliarkan di habitat asalnya.

    DARMA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.