Perayaan Hari Anak, Jokowi Bagi-bagi Sepeda Lewat Kuis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi turun dari sepeda usai gowes dari Istana menuju Kawasan Bundaran HI, Jakarta, 30 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Presiden Jokowi turun dari sepeda usai gowes dari Istana menuju Kawasan Bundaran HI, Jakarta, 30 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo pagi ini menghadiri puncak perayaan Hari Anak Nasional di Istana Bogor. Sejumlah menteri Kabinet Kerja dan kepala daerah juga hadir dalam acara tersebut.

    Acara perayaan Hari Anak digelar di halaman belakang Istana Bogor. Ratusan anak dari seluruh Indonesia hadir dalam acara tersebut. Halaman Istana dipenuhi beberapa booth berisi permainan. Ada juga sebuah panggung mini di sana. 

    Presiden Jokowi membagi-bagikan sepeda dalam acara perayaan Hari Anak tersebut. Ia memanggil sepuluh anak satu per satu ke depan panggung. Jokowi kemudian memberikan pertanyaan (seperti kuis) pada masing-masing anak. Yang berhasil menjawab dengan benar langsung diberi sepeda olehnya. "Saya beri pertanyaan sebutkan 15 nama pohon," kata Jokowi saat memberi pertanyaan pada seorang anak bernama Keke di Bogor, Selasa, 11 Agustus 2015. 

    Anak-anak yang menghadiri acara tersebut tampak antusias menjawab pertanyaan Jokowi. Sesekali mereka mengajak Presiden bercanda. Jokowi sempat menimpali candaan anak-anak tersebut. "Kamu ini cerewet sekali," katanya. "Ini bukan cerewet, Pak, tapi kreatif," kata seorang anak bernama Puji yang berasal dari Kepulauan Riau.

    Sejumlah menteri ikut hadir, di antaranya Menteri Pemberdayaan Anak dan Perempuan Yohana Susana Yambise, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudi Rubiantara, Menteri Koordinator bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Beberapa kepala daerah yang hadir adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini serta Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.