Tiga Gunung Meletus Hari Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Raung terus mengeluarkan abu vulkanik ketika kapal penyebrangan yang mengangkut pemudik melintasi selat Bali menuju Pulau Jawa di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, 12 Juli 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Gunung Raung terus mengeluarkan abu vulkanik ketika kapal penyebrangan yang mengangkut pemudik melintasi selat Bali menuju Pulau Jawa di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, 12 Juli 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga gunung api dengan status yang berbeda hingga saat ini masih bergolak. Menurut data Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Raung, Gunung Gamalama dan Gunung Sinabung masih meletus hari ini, Sabtu 18 Juli 2015

    Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo dan Jember telah meletus sejak 29 Juni 2015. Hari ini asap kelabu tebal masih tampak naik setinggi kira-kira 1.500 meter, condong ke arah utara.

    "Masih terekam tremor vulkanik atau letusan menerus," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan pers yang diterima Tempo. Status gunung Raung tetap Siaga (level 3).

    Gunung Gamalama di Kabupaten Ternate, Maluku Utara beberapa kali meletus sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIT, menyemburkan asap hingga setinggi 800 meter.

    Menurut hitungan Pusat Vulkanologi, aktivitas Gamalama menyebabkan gempa tremor hembusan sebanyak sembilan kali dan sekali gempa tektonik jauh. Status Gamalama tetap Waspada (Level 2).

    Masyarakat dilarang berada dalam radius 1,5 kilometer dari puncak gunung. Hujan abu terjadi di beberapa tempat, Bandara Sultan Baabulah masih ditutup.

    Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatra Utara juga masih terus meletus sejak September 2013. Pada Sabtu ini terjadi dua kali awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.500 meter ke arah timur-tenggara dan sejauh 3.000 meter ke arah selatan-tenggara. Tinggi kolom abu vulkanik 700 - 1.000 meter.

    Berdasarkan data seismik, terjadi 44 kali gempa guguran, lima kali gempa frekwensi rendah, delapan kali gempa hybrid, dan tremor vukanik menerus. "Ini menandakan potensi letusan masih tinggi," ujar Sutopo Purwo Nugroho. Status gunung Sinabung masih tetap AWAS (level 4).

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.