Baru 8 Gerbang Tol Cipali yang Dioperasikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik mengantre di gerbang tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, 11 Juli 2015. Membludaknya pemudik yang melewati jalur tol Cipali menyebabkan antrian panjang di gerbang Palimanan sepanjang 8 kilometer. ANTARA/Dedhez Anggara

    Kendaraan pemudik mengantre di gerbang tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, 11 Juli 2015. Membludaknya pemudik yang melewati jalur tol Cipali menyebabkan antrian panjang di gerbang Palimanan sepanjang 8 kilometer. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.COCirebon -  Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Sugihardi mengatakan Jalan Tol Cipali saat ini baru mengoperasikan delapan gerbong tol. "Kami sudah meminta kepada pengelola agar ditambah untuk menghindari penumpukan kendaraan," katanya di Cirebon, Sabtu malam, 11 Juni 2015. 

    Pengelola jalan tol juga diminta untuk memperbaiki kualitas pelayanan sesuai ketentuan. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pelayanan di gerbang tol paling lama 8 detik, sementara saat ini di Cipali masih  mencapai 20 detik. 

    Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Polisi Condro Kirono mengakui antrean masih terlihat di Gerbang Tol Cipali. Memang terjadi hambatan di Jalan Tol Cipali, baik di gerbang masuk utama di Cikopo maupun gerbang keluar tol di Palimanan," ucapnya. 

    Untuk menghindari antrean yang panjang, Condro meminta pengelola Jalan Tol Cipali lebih proaktif dengan menambah gerbang pembayaran tiket. “Khususnya pintu gerbang saat masuk maupun keluar di Cipali.” 

    Condro juga memprediksi kemungkinan terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang di Pejagan, Jawa Tengah. Namun dibukanya jalan tol darurat Pejagan-Brebes Timur cukup membantu mengurangi beban di pertigaan Pejagan. “Yang saya minta, akses Pejagan-Brebes Timur jangan dibuka saat menjelang sahur dan berbuka karena fasilitasnya minim,” ujarnya.

    IVANSYAH
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.