Pembunuhan Olivia, Polisi Mulai Dapat Titik Terang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi: TEMPO/Mahfoed Gembong

    Ilustrasi: TEMPO/Mahfoed Gembong

    TEMPO.CO, Palopo - Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota Palopo, Sulawesi Selatan Ajun Komisaris Awaluddin mengatakan penyelidikan kasus pembunuhan terhadap Olivia mulai menemui titik terang. “Penyidik menemukan sedikit petunjuk yang mengarah kepada orang yang diduga melakukan pembunuhan,” ujar dia, Selasa, 7 Juli 2015.

    Menurut Awaluddin, Polres Palopo membentuk tim khusus guna mengungkap pelaku maupun motif di balik pembunuhan yang tergolong sadis itu. Setelah bekerja lebih dari dua bulan sejak Olivia ditemukan sekarat pada 19 April, tim sudah mulai menemukan jejak pelaku.

    Namun Awaluddin enggan merinci apa yang disebutkan sebagai titik terang maupun petunjuk yang mengarah kepada pelaku pembunuhan. “Demi kelancaran proses penyelidikan belum bisa kami beberkan fakta atau petunjuk apa saja yang sudah kami temukan,” katanya.

    Menurut Awaluddin, penyidik juga sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap kuku dan sampel darah yang ditemukan di lokasi kejadian. “Kami berharap pelaku pembunuhan dan apa motifnya, secepatnya bisa diungkap,” ucapnya.

    Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA) Kota Palopo Andi Fatmawati Syam menyayangkan lambatnya penyelidikan polisi guna mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Olivia. “Polisi sudah membentuk tim khusus. Tapi sampai sekarang belum ada informasi terbaru tentang perkembangan penyelidikan,” tuturnya.

    Dia berharap polisi bekerja profesional agar bisa segera mengungkap kasus kematian Olivia. Sebab, jika kasus itu tidak bisa diungkap, masyarakat akan mempertanyakan kinerja aparat Polres Palopo.

    Olivia ditemukan dalam keadaan sekarat di dalam kamar rumahnya di Jalan Batara, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Minggu, 19 April 2015 lalu. Pada lehernya masih tertancap sebilah badik.

    Adalah Bima, tetangga korban, yang pertama kali menemukan Olivia dalam keadaan tergeletak. Bima dimintai tolong oleh ibu Olivia, Agnes, sesaat setelah menerima telepon Agnes, yang menyebut ada orang yang akan membunuhnya.

    Olivia sempat dibawa ke RSUD Sawerigading, Kota Palopo, tapi nyawanya tak tertolong. Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pacar Olivia, Tomo.

    HASWADI

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.