Rekonstruksi Angeline: Agus Marah, Ini Reaksi Kubu Margriet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe. liputan6.com

    Ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe. liputan6.com

    TEMPO.CO, Denpasar - Pengacara Margriet Megawe, Aldres J Napitupulu, mengatakan rekonstruksi pembunuhan Angeline menunjukkan perilaku tersangka Agus Tay Tamba yang meledak-ledak. Yakni saat Agus memukul tiang dan juga sempat memukul mobil. (Baca: Ada 81 Adegan Pembunuhan Angeline, dari Ayam hingga Gergaji)

    “Bagi kami itu menimbulkan pertanyaan, apa mungkin orang yang seperti itu bisa diatur oleh nenek-nenek (Margriet), “ ujar Aldres seusai rekontruksi pembunuhan Angeline, di Jalan Sedap Malam 26, Sanur, Denpasar, Senin, 6 Juni 2015.

    Agus sempat marah dan mengamuk ketika proses rekonstruksi pembunuhan berlangsung, Senin, 6 Juni 2015. Sebab, Margriet membantah keterangan Agus. Itu terjadi ketika polisi mengelar adegan ke 50 hingga 60 yang merupakan proses pembunuhan yang digelar di Jalan Sedap Malam 26, Denpasar. (Baca juga: Rekonstruksi, Orang Emosi: Margriet Dilempar Tahi Ayam Saja!)

    Dalam proses rekonstruksi, adegan pembunuhan diperankan penyidik.  Ini karena Margriet, ibu angkat Angeline yang juga tersangka, menolak memerankan adegan menjambak rambut Angeline. Juga  membenturkan kepala Angeline ke tembok.

    Dari rekontruksi kasus pembunuhan Angeline, pengacara Agus, Hotman Paris Hutapea yakin, kliennya tidak bersalah. “Jelas polisi sudah yakin, pelakunya adalah Margriet dan lokasinya di kamar terdakwa,” ujar Hotman. (Baca pula: Kasus Angeline, Agus Marah Besar: Kau Pembohong Margriet!)

    Angeline dilaporkan hilang oleh keluarga Margriet pada Sabtu, 16 Mei 2015. Setelah hampir empat pekan mencari, Kepolisian menemukan bocah berusia 8 tahun itu tak bernyawa pada Rabu, 10 Juni 2015.

    Jasad Angeline dikubur dalam liang sedalam 60 sentimeter di dekat kandang ayam yang berada di pekarangan rumah Margriet. Ia meringkuk dalam liang dengan pakaian lengkap dan tangan memeluk boneka. (Simak: Rekonstruksi Angeline: Hotman Paris Optimistis, Hotma Kecewa)

    Hasil otopsi terhadap jenazah Angeline menunjukkan banyak ditemukan luka lebam pada sekujur tubuhnya. Luka bekas sundutan rokok dan jeratan tali juga ditemukan pada leher bocah itu.

    ROFIQI HASAN

    Baca juga:
    Kisah Putri Margriet: Soal Fanpage & Disebut Jadi Marinir AS

    Hotman Paris: Jari Angeline Masih Bergerak Saat Diangkat Agus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.