Stabilkan Harga, Banda Aceh Gelar Pasar Rakyat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjual daging memotong daging sapi usai disembelihnya pada perayaan Meugang di pasar Ulee Kareng, Banda Aceh, 16 Juni 2015. Tradisi Meugang sudah dilaksanakan sejak masa Kerajaan Sultyan Iskandar Muda (1607-1636 Masehi), yang memotong hewan dan dagingnya dibagikan secara gratis kepada seluruh rakyatnya. TEMPO/Adi Warsidi

    Penjual daging memotong daging sapi usai disembelihnya pada perayaan Meugang di pasar Ulee Kareng, Banda Aceh, 16 Juni 2015. Tradisi Meugang sudah dilaksanakan sejak masa Kerajaan Sultyan Iskandar Muda (1607-1636 Masehi), yang memotong hewan dan dagingnya dibagikan secara gratis kepada seluruh rakyatnya. TEMPO/Adi Warsidi

    TEMPO.CO , Banda Aceh:  Selama sepekan ke depan, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Banda Aceh bersama Bulog menggelar pasar rakyat. “Untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Hari Raya,” kata Rizal Junaedi, Kepala Disperindagkop dan UKM Banda Aceh, Rabu 1 Juli 2015.

    Menurut Rizal, pasar rakyat akan digelar di tujuh lokasi dalam wilayah Banda Aceh sampai 7 Juli mendatang. Pasar menyediakan empat jenis bahan pokok yang harganya lebih murah dari harga pasar. “Lebih murah dari harga pasar, karena setiap bahan pokok yang dilepas, disubsidi oleh pemerintah kota dan pemerintah provinsi.”

    Bahan pokok yang disediakan di pasar rakyat antara lain  gula pasir, minyak goreng kemasan, tepung terigu dan telur. Stok yang tersedia,  gula pasir mencapai 30 ton, minyak goreng kemasan 30 ton, tepung terigu 13,2 ton dan telur mencapai 120.000.

    Anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Banda Aceh, Arie Maula Kafka  mengatakan Pemerintah Kota  Banda Aceh telah melakukan koordinasi dengan Kecamatan untuk menyiapkan lokasi pasar rakyat. “Lokasi umumnya di tempat yang mudah dijangkau, bisa di pasar, di kantor camat, di lapangan atau di masjid kecamatan,” katanya.

    Salah seorang warga Banda Aceh, Lukman menyambut baik adanya  pasar murah karna akan sangat membantu warga Banda Aceh dan sekitarnya. “Minimal warga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga miring karena hari raya, banyak keperluan,” katanya.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.