Hercules Jatuh: 9 Ambulans Bersiap di Abdulrachman Saleh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan TNI AU membawa peti mati korban jatuhnya pesawat Hercules C-130B berisikan Letda PnB Dian Sukma yang akan dikembalikan ke keluarga di pangkalan militer, Medan, Sumatera Utara, 1 Juli 2015. Sebanyak 39 jenazah korban kecelakaan pesawat Hercules dikembalikan ke keluarga masing-masing. REUTERS/Beawiharta

    Pasukan TNI AU membawa peti mati korban jatuhnya pesawat Hercules C-130B berisikan Letda PnB Dian Sukma yang akan dikembalikan ke keluarga di pangkalan militer, Medan, Sumatera Utara, 1 Juli 2015. Sebanyak 39 jenazah korban kecelakaan pesawat Hercules dikembalikan ke keluarga masing-masing. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.COMalang - Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh menyiapkan sembilan ambulans untuk menyambut sembilan jenazah korban kecelakaan pesawat angkut militer Hercules C-130 A-1310 di Kota Medan.

    Kepala Penerangan dan Perpustakaan Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh Letnan Kolonel Sutrisno mengatakan lima jenazah akan dimakamkan di dalam pangkalan, tiga jenazah dikirim ke tiga daerah, dan satu jenazah dimakamkan di wilayah kota.

    Satu jenazah anggota Pangkalan yang dipulangkan adalah Kapten Sandy Permana, pilot Hercules nahas tersebut.

    Satu jenazah yang dimakamkan di Kota Malang adalah Mulyono Sigit, pensiunan Angkatan Udara. “Dia penumpang, bukan awak pesawat. Lalu, ada lima anggota yang kami makamkan di sini. Tiga jenazah lagi dikirim ke daerah masing-masing,” kata Sutrisno, Rabu, 1 Juli 2015.

    Lima anggota Angkatan Udara yang gugur akan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Marga Baka di dalam Pangkalan. Tiga jenazah lagi dikirim ke Magetan, Semarang, dan Yogyakarta menggunakan pesawat dari Pangkalan.

    Di Skuadron 32 tampak kesibukan penyambutan sembilan jenazah. Sembilan peti mati dijejer rapi. Sejumlah karangan bunga tampak dipajang di lokasi. Puluhan anggota Angkatan Udara sibuk mempersiapkan lokasi yang akan dijadikan tempat upacara penghormatan terakhir bagi anggota Angkatan Udara yang meninggal. 

    Namun Sutrisno belum bisa memastikan waktu kedatangan sembilan jenazah itu, kecuali perkiraan jadwal tiba malam ini. 

    ABDI PURMONO

        


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.