Pilkada Kediri, Artis Hengky Ingin Taklukkan Dinasti Politik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis muda Hengky Kurniawan meramaikan pileg 2014 dengan menjadi caleg. Hengky yang maju dari dapil Jawa Timur VI, untuk sementara perolehan suaranya tidak sesuai dengan kata memuaskan. TEMPO/Iqbal Lubis

    Artis muda Hengky Kurniawan meramaikan pileg 2014 dengan menjadi caleg. Hengky yang maju dari dapil Jawa Timur VI, untuk sementara perolehan suaranya tidak sesuai dengan kata memuaskan. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Kediri - Artis Hengky Kurniawan siap-siap maju dalam pencalonan menjadi Bupati Kediri periode 2015-2020. Dia telah mengantongi strategi menaklukkan dinasti politik Haryanti Sutrisno yang telah berkuasa selama tiga periode bersama suaminya.

    Artis kelahiran Blitar berusia 33 tahun ini sudah menginventarisir berbagai persoalan yang dialami masyarakat kecil. "Tidak tergarapnya sektor pertanian dengan baik menjadi persoalan utama karena mayoritas penduduk bekerja sebagai petani," katanya kepada Tempo, Sabtu, 27 Juni 2015.

    Dia menjanjikan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan warga. Pola komunikasi yang saat ini dibangun pemerintah Kediri dengan masyarakat, katanya, tak berjalan.

    Kondisi itu yang membuat masyarakat sulit mengakses kebijakan pemerintah dan membuat pembangunan berjalan merayap. “Saya akan bangun komunikasi yang terbuka, dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

    Dia mengklaim ada banyak simpul masyarakat dan kekuatan politik di Kediri yang siap membantunya memenangkan pemilihan kepala daerah pada Desember 2015.

    Hingga kini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kediri belum mengantongi bakal calon bupati. Dua kandidat yang maju dari jalur perseorangan dinyatakan tak lolos verifikasi administrasi. Mereka adalah bekas Ketua Persebaya sekaligus bekas Ketua DPRD Kota Surabaya Wisnu Wardhana dan Subani.

    Keduanya terganjal dukungan dari calon pemilih, sehingga dinyatakan tak bisa mengikuti bursa pemilihan kepala daerah. “Pak Wisnu tak menyerahkan berkas dukungan calon pemilih, sedangkan Pak Subani jumlah dukungannya kurang,” kata Ketua KPU Kabupaten Kediri Sapta Andaru Isworo.

    Sedangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang mengusung pasangan petahana Haryanti Sutrisno–Masykuri tinggal mendaftarkan ke KPU. Pasangan ini dipastikan menerima rekomendasi dari DPP PDIP lantaran tak ada calon lain yang diajukan.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.