TRAGEDI ANGELINE: Makam Bocah Itu Masih Dikunjungi Peziarah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelayat membacakan doa saat pemakaman Angeline, bocah 8 tahun korban pembunuhan di TPU Desa Tulungrejo, Glenmore, Banyuwangi, 16 Juni 2015. TEMPO/Ika Ningtyas

    Pelayat membacakan doa saat pemakaman Angeline, bocah 8 tahun korban pembunuhan di TPU Desa Tulungrejo, Glenmore, Banyuwangi, 16 Juni 2015. TEMPO/Ika Ningtyas

    TEMPO.COJakarta - Hingga hari kesembilan pemakaman Angeline, makam bocah itu yang berlokasi di tempat pemakaman umum Desa Tulungrejo, Banyuwangi, Jawa Timur, masih dikunjungi warga. Para peziarah tidak hanya berasal dari Banyuwangi, tapi juga dari berbagai daerah. (Baca: Tragedi Angeline: Duel Hotman Paris Vs Hotma, Siapa Menang?)

    Dawi, penjaga makam, mengatakan, setiap hari, ada sekitar sepuluh orang yang datang mengunjungi makam Angeline. Mereka banyak yang berasal dari Jember, Surabaya, bahkan Jakarta. “Hari ini saja, ada dari Jember,” ucap Dawi kepada Tempo, Kamis, 25 Juni 2015.

    Berita Kasus Angeline:
    Duh, Agus Mengaku Diminta Margriet Gauli Mayat Angeline
    Margriet Ikut Betulkan Posisi Angeline Sebelum Dikubur

    Letak pemakaman yang berada di tepi jalan utama Banyuwangi-Jember, kata Dawi, memang menjadi faktor banyaknya peziarah datang. Kebanyakan pengguna jalan berhenti begitu membaca berbagai karangan bunga untuk Angeline di depan makam. (Baca juga: Hotman Paris: Saya Didukung Pengusaha Lawan Hotma Sitompoel)

    Di pusara Angeline sendiri masih terdapat beberapa boneka dan karangan bunga. Selembar terpal biru masih membentang, sehingga pusara menjadi teduh. Boneka dan karangan bunga itu diberi para peziarah saat Angeline dimakamkan pada 16 Juni 2015.

    Menurut Dawi, setelah berdoa di makam Angeline, para peziarah biasanya mengunjungi rumah keluarga. Antara makam dan rumah keluarga Angeline hanya berjarak sekitar 200 meter. (Baca: Hotman Jadi Pengacara Agus, Tersangka Pembunuh Angeline)

    Nenek Angeline, Misyah, menuturkan hampir setiap hari tamu berdatangan ke rumahnya. “Mereka juga dari berbagai kota,” ujar Misyah.

    Rabu, 24 Juni 2015, keluarga Angeline menggelar doa bersama dalam rangka 40 hari kematian bocah berusia 8 tahun itu.

    IKA NINGTYAS

    Berita Terpopuler:
    Muslim, Di Sini Wanita Boleh Bercinta dengan Banyak Pria
    ISIS Eksekusi Orang Indonesia dengan Tuduhan Menyebar AIDS
    Penampilan Heboh Agnez Mo di PRJ Tuai Komentar Netizen
    Menjelang Buka, Si Cantik Main dengan Pria Saat Digerebek
    Wanita Ini Baru Sadar Berkulit Putih di Umur 70 Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.