6 Jagoan Polisi Jadi Capim KPK,Komjen BG Klaim Tak Incar KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Budi Gunawan. TEMPO/Subekti.

    Budi Gunawan. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - - Wakil Kepala Kepolisian Komisaris Jenderal Budi Gunawan membantah ada keinginan Polri untuk mendominasi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Budi Gunawan  menegaskan anggota Polri yang mengikuti seleksi calon pimpinan KPK merupakan keinginannya sendiri, bukan intervensi dari Polri. "Proporsional saja. Ada yang mengajukan permohonan, masak kita hambat," kata Budi usai tarawih bersama Kapolri di kompleks Mabes Polri, Senin, 22 Juni 2015.

    Sebelumnya dikabarkan, petinggi Polri meminta tambahan jatah pendaftar capim KPK kepada anggota Panitia Seleksi melalui Sekretaris Negara. Tujuannya untuk mendominasi lembaga antirasuah itu dan ingin tampak lebih superior dibanding Kejaksaan Agung dan Tentara Nasional Indonesia. Oleh sebab itu, Polri bakal mengirim calon sebanyak-banyaknya supaya peluang kelolosan anggota Polri di capim KPK semakin besar. (baca: Ini Profil Enam Calon Pimpinan KPK dari Polri)

    "Kami enggak ada seperti itu. Semua berasal dari keinginan pribadi," ujar Budi Gunawan  "Yang pantas dan matang, kami akan keluarkan rekomendasi. Kalau yang ada masalah dan enggak pantas, ya enggaklah."

    Hingga saat ini, kata Budi, ada enam perwira tinggi dan purnawirawan yang berminat mengikuti seleksi Capim. Di antaranya Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Yotje Mende, Inspektur Jenderal Syahrul Mamma, Inspektur Jenderal Purnawirawan Benny Mamoto, Asisten Sarana dan Prasarana Kapolri Inspektur Jenderal Tubagus Anis Angkawijaya, Deputi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Inspektur Jenderal Sam Budiono, serta pengajar Sekolah Staf dan Pimpinan Polri Brigadir Jenderal Basariah Panjaitan.(baca:Ini Profil 5 Jaksa Calon Pimpinan KPK  )

    Empat di antaranya telah mengajukan surat rekomendasi kepada Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti dan Budi Gunawam. Yakni Yotje, Syahrul, Benny, dan Basaria. Sedangkan, Anis dan Sam Budiono belum mengajukan surat rekomendasi. Adapun yang telah mendaftar kepada Pansel hanya Yotje.(baca: Budi Gunawan Sebut Polwan Cantik Ikut Daftar Capim KPK)

    Mantan ajudan Megawati Soekarnoputri berharap ada anggota Polri yang lolos seleksi. Budi menyatakan Pati yang terpilih menjadi pimpinan KPK harus mengundurkan diri dari jabatannya di Polri. "Mudah-mudahan ada yang mewakili Polri. Tergantung Panselnya, kan," ujarnya.

    DEWI SUCI R


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.