Diciduk, Pemilik Akun Facebook Foto Pembakar Orang Utan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Paul Sakuma

    AP/Paul Sakuma

    TEMPO.COPalangkaraya - Aparat Kepolisian Resor Kotawaringin Barat bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah menciduk pemilik akun Facebook yang menggegerkan media sosial dengan mengunggah foto seseorang tengah membakar seekor satwa yang diduga orang utan. Pemilik akun Facebook tersebut ditangkap di rumahnya di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Selasa malam, 23 Juni 2015.

    "Memang betul tadi malam aparat kepolisian dan BKSDA berhasil menangkap pemilik akun Facebook tersebut untuk dimintai keterangan sehubungan dengan foto-foto yang diunggahnya," ujar Kepala BKSDA Kalimantan Tengah Nandang Prihadi, Rabu, 24 Juni 2015.

    Menurut Nandang, pada Senin lalu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kotawaringin Barat Ajun Komisaris Andreas Alek menghubunginya perihal akun Facebook yang mengunggah foto-foto pembakaran satwa yang diduga orang utan. Setelah mendapat laporan itu, Nandang beserta jajarannya langsung bergerak dengan melakukan koordinasi.

    Nandang sebelumnya telah mendapatkan nomor polisi truk pada foto yang diunggah akun Facebook tersebut dengan cara mengecek kepemilikannya di kantor Samsat setempat. Setelah mendapatkan nama dan alamat pemilik kendaraan itu, polisi akhirnya mengetahui sopir yang membawa truk tersebut. 

    Dari pemilik mobil itulah, diketahui pemilik akun Facebook itu adalah seorang sopir yang  tinggal di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat. Orang tersebut bekerja di perbatasan Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Barat.

    "Akhirnya, kami mengambil langkah persuasif dengan mencoba menghubungi yang bersangkutan agar kembali ke Pangkalan Bun. Akhirnya, pada malam itu juga, yang bersangkutan mau kembali ke Pangkalan Bun dan sekitar pukul 22.30 ditahan di polres setempat untuk dimintai keterangan," kata Nandang.

    Dalam keterangan di depan aparat, ujar Nandang, sopir itu mengaku hanya menyalin foto-foto tersebut dari sesama sopir yang ditemui di sebuah warung di pinggir jalan di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, yang berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Barat. 

    KARANA W.W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.