Ada 180 Hotspot Kondom di Tujuh Distrik di Papua, Legalisasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kondom. Eddystone.org.uk

    Ilustrasi kondom. Eddystone.org.uk

    TEMPO.CO, Jayapura -  Sebanyak 180 tempat transaksi seks yang ada di tujuh distrik (kecamatan) di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura akan dijadikan tempat dan lokasi pembagian kondom gratis atau hotspot kondom. "Dari 180 hotspot atau tempat transaksi seks itu, 25 hotspot diantaranya berada di Lokalisasi Tanjung Elmo, Sentani, di Kabupaten Jayapura," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Papua, Constant Karma, Kota Jayapura, Papua, Selasa, 16 Juni 2015.

    Selain itu, kata Constant, 180 tempat transaksi seks itu diantaranya berada di tempat penginapan, tempat kos, di hotel, losmen, pangkalan ojek, lokalisasi, persimpangan dan pinggir jalan. "Kami terus berupaya mendekatkan pembagian kondom gratis dengan tempat-tempat transaksi seks, misalnya tak lebih dari 100 meter jaraknya," katanya.

    Menurut Constant, hotspot kondom ini berfungsi mendekatkan kondom kepada mereka yang berisiko tinggi, yang suka berganti pasangan. "Kita dekatkan kondom kepada mereka yang berisiko dan pilihan kembali kepada mereka, pakai atau tidak, pilihan ada di tangan mereka. Sebab tugas kami mendekatkan kondom kepada mereka yang berisiko," katanya.

    Constant menambahkan, program 25 hotspot kondom di Lokalisasi Tanjung Elmo, sudah terkoordinir baik. "Bahkan dari 25 wisma yang ada disana, setiap wisma memiliki ATM Kondom. Jika persediaan kondom habis, di lokalisasi ini ada agen yang menjual kondom. Sampai saat ini tak ada masalah pendekatan kondom kepada mereka yang berisiko," katanya.

    Sekadar diketahui, saat ini ada lebih dari 19 ribu penderitra HIV/AIDS di Papua. "Kami di KPAD Papua terus berupaya memperbaiki data untuk jumlah penderita HIV/AIDS, sebab data yang terkumpul saat ini sudah terjadi dari tahun 1992. Paling tidak ada per tri wulan dan angka terbaru lainnya. Saat ini jumlah itu kan ada juga penderita yang telah meninggal dunia dan belum diperbaiki," jelasnya.

    Menurut Constant, kondom hanya ditawarkan kepada  orang yang berisiko tinggi, seperti yang suka berganti-ganti pasangan, sementara yang setia pada pasangan tak masuk dalam target distribusi kondom. "Kondom salah satu cara tercepat mencegah menularnya virus HIV/AIDS," katanya.

     CUNDING LEVI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.